Darmawangsyah Muin Nakhodai HKTI Gowa, Siap Gerakkan Petani dan Perkuat Swasembada Pangan

Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Gowa.
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA.ID — Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, resmi dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Gowa.

Darmawangsyah dilantik sebagai Ketua DPC HKTI Gowa bersama para ketua DPC HKTI kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Ahad (4 Oktober 2026).

Pelantikan tersebut dilakukan langsung Sekretaris Jenderal (Sekjen) HKTI, H. Abdul Kadir Karding, dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) HKTI Sulawesi Selatan.

Menariknya, kepengurusan HKTI di sejumlah daerah di Sulsel kini banyak diisi kepala daerah, mulai dari wali kota, wakil wali kota, bupati hingga wakil bupati.

Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan dan Musda HKTI Sulsel, Rachmat Sasmito, menyebut keterlibatan para kepala daerah menjadi modal penting untuk memperkuat peran HKTI dalam mendorong kemajuan sektor pertanian.

“Alhamdulillah pelaksanaan kegiatan kita sampai hari ini berjalan dengan baik. Di sini lengkap kepala daerah yang akan dilantik sebagai Ketua DPC HKTI. Saya juga mendengar mereka akan langsung turun melakukan aksi ke kecamatan-kecamatan di daerahnya masing-masing,” ujarnya.

Rachmat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pelantikan dan Musda HKTI Sulsel, termasuk H. Burhanuddin Andi yang disebut terus memberikan arahan selama proses persiapan hingga kegiatan berlangsung.

Darmawangsyah: Ini Tantangan Sekaligus Semangat

Usai dilantik, Darmawangsyah menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pengurus pusat dan DPD HKTI Sulsel.

Menurutnya, amanah tersebut bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi menjadi tantangan untuk memperkuat kebersamaan dan memperjuangkan peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Gowa.

“Ini menjadi tantangan dan semangat kita untuk membangun kebersamaan, memajukan pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Gowa. Tentunya kolaborasi yang kita bangun harus kuat dan kita berharap petani kita semakin sejahtera ke depannya,” kata Darmawangsyah.

Ia menilai Gowa memiliki posisi strategis sebagai salah satu daerah penopang sektor pertanian Sulawesi Selatan.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, HKTI, petani, dunia usaha, perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci untuk mempercepat kemajuan sektor pertanian.

Darmawangsyah juga menekankan pentingnya dukungan terhadap agenda swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang juga merupakan pembina HKTI.

Karding: HKTI Harus Beri Manfaat Nyata

Sekjen HKTI H. Abdul Kadir Karding memberikan ucapan selamat kepada seluruh ketua DPC HKTI se-Sulsel yang baru dilantik.

Ia mengapresiasi komposisi kepengurusan yang banyak melibatkan kepala daerah. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi kekuatan baru untuk menggerakkan pembangunan pertanian di Sulawesi Selatan.

“Ini patut kita syukuri. Hampir semua kepala daerah yang dilantik sebagai Ketua DPC HKTI. Ini merupakan sebuah kemajuan untuk bersama-sama meningkatkan pertanian yang ada di Sulawesi Selatan,” ujar Karding.

Karding yang juga menjabat Kepala Badan Karantina Indonesia mengingatkan agar HKTI tidak hanya kuat secara struktur organisasi.

Lebih dari itu, HKTI harus mampu hadir dan memberikan manfaat langsung bagi petani.

“HKTI harus hadir untuk memperjuangkan kepentingan petani. Penguatan organisasi bukan hanya soal struktur kepengurusan, tetapi bagaimana seluruh pengurus mampu bekerja dan memberikan manfaat nyata bagi petani,” tegasnya.

Menurut Karding, Sulawesi Selatan memiliki posisi strategis dalam peta pertanian nasional. Besarnya potensi tersebut harus diikuti dengan sinergi yang kuat antara HKTI, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

HKTI diharapkan mampu menjadi jembatan antara kepentingan petani dengan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi dan berbagai pihak lainnya, sehingga persoalan yang dihadapi petani dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.

“Potensi pertanian Sulawesi Selatan sangat besar. Karena itu, sinergi antara HKTI dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder harus terus diperkuat agar berbagai persoalan yang dihadapi petani dapat dicarikan solusi bersama,” ujarnya.

Pelantikan DPC HKTI se-Sulsel dan Musda HKTI Sulsel tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel drg. Hj. Andi Rachmatika Dewi Yustitia Iqbal bersama jajaran pimpinan dan anggota DPRD Sulsel, serta Plh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Andi Winarno Eka Putra.

Dengan kepemimpinan baru yang banyak melibatkan kepala daerah, HKTI Sulsel diharapkan tidak berhenti pada penguatan organisasi, tetapi mampu turun langsung ke lapangan dan menghadirkan program konkret untuk menjawab kebutuhan petani.

Darmawangsyah Muin pun membawa tantangan baru: menjadikan HKTI Gowa sebagai kekuatan kolaboratif untuk mendorong pertanian maju dan petani semakin sejahtera. (rls/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *