Internet 5G Indosat Sapu Bersih 14 Kecamatan Makassar, Jangkau 1,2 Juta Penduduk!

Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat penetrasi jaringan generasi kelima atau 5G hingga menjangkau 14 kecamatan di Kota Daeng.
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA.ID — Kabar gembira bagi masyarakat Kota Makassar! Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat penetrasi jaringan generasi kelima atau 5G hingga menjangkau 14 kecamatan di Kota Daeng.

Cakupan jaringan ini diklaim telah menyentuh populasi sekitar 1,2 juta orang.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Indosat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap koneksi internet berkecepatan tinggi, mulai dari belajar daring, bekerja dari rumah, bermain gim online, menikmati layanan streaming, hingga memproduksi konten digital.

Tak sekadar memperluas jangkauan jaringan, Indosat juga menghadirkan pilihan konektivitas internet rumah berbasis 5G melalui layanan HiFi Air Unlimited 5G dengan harga promo Rp899 ribu.

SVP Head of Region Sulawesi Indosat, Beni Iskandar, mengungkapkan bila Makassar menjadi salah satu kota prioritas pengembangan jaringan 5G karena memiliki posisi strategis sebagai pusat kegiatan ekonomi sekaligus pintu gerbang utama Indonesia Timur.

“Makassar ini hub-nya Indonesia bagian timur. Makanya Makassar sangat vital, baik secara geografis maupun bagi Indosat,” sebut Beni dalam kegiatan media gathering, diskusi, dan tanya jawab di salah satu kafe di Botulempangan, Makassar, Jumat (9 Oktober 2026).

Kata Beni, kebutuhan konektivitas masyarakat terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas digital. Internet kini bukan sekadar sarana komunikasi, tetapi juga menjadi penopang produktivitas, pendidikan, hiburan, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“Jaringan 5G kita juga sudah menjangkau 1,2 juta populasi Kota Makassar,” katanya.

Beni mengungkapkan, berdasarkan pengujian yang dilakukannya, kecepatan jaringan 5G Indosat di lokasi tertentu dapat mencapai 500 Mbps.

Kecepatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman internet yang lebih responsif bagi masyarakat, terutama ketika menjalankan aktivitas yang membutuhkan pertukaran data dalam jumlah besar.

Pengembangan jaringan juga terus dilakukan di Kabupaten Gowa dan Maros agar semakin banyak masyarakat di kawasan penyangga Makassar dapat menikmati konektivitas berkecepatan tinggi.

Internet Rumah Tanpa Kabel, HiFi Air Unlimited 5G Dibanderol Rp899 Ribu

Tak berhenti pada layanan seluler, Indosat turut membidik kebutuhan internet rumah melalui produk HiFi Air Unlimited 5G.

Layanan ini menawarkan akses internet menggunakan perangkat modem tanpa memerlukan instalasi kabel internet seperti pada layanan berbasis fiber.

SVP Head of Growth Circle Kalisumapa Indosat, Tepi Aditya, menjelaskan produk tersebut ditujukan bagi pelanggan yang menginginkan koneksi internet praktis untuk berbagai kebutuhan, baik di rumah, kafe, maupun kantor berskala kecil.

“Jadi, kami ingin memberikan sesuatu yang lebih dari sekadar akses internet biasa. Hari ini kami menghadirkan HiFi Air Unlimited 5G dengan harga promo Rp899 ribu,” ucap Tepi.

Dengan perangkat modem tersebut, pelanggan cukup menghubungkannya ke sumber listrik untuk mengakses internet, selama lokasi penggunaan berada dalam jangkauan jaringan yang memadai.

Harga promo Rp899 ribu itu disebut mendapatkan potongan sekitar 50 persen dari harga normal.

Indosat juga menawarkan skema cicilan nol persen di sejumlah gerai dan toko mitra, sesuai ketentuan yang berlaku.

Kehadiran layanan ini memberikan alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan koneksi internet untuk banyak perangkat sekaligus, termasuk menunjang aktivitas belajar, bekerja, dan menikmati hiburan digital di rumah.

Meski demikian, calon pelanggan tetap perlu memperhatikan ketersediaan jaringan 5G di lokasi penggunaan serta ketentuan paket yang ditawarkan.

Pelanggan IM3 dan Tri Juga Bisa Menikmati 5G

Indosat menegaskan, pengembangan jaringan 5G tidak hanya ditujukan bagi pengguna internet rumah. Pelanggan seluler melalui produk IM3, Tri, dan IM3 Platinum juga dapat memanfaatkan jaringan tersebut selama perangkat, kartu, dan lokasi pengguna mendukung layanan 5G.

Perusahaan berharap penguatan infrastruktur ini dapat mendorong pemanfaatan teknologi digital secara lebih luas di Makassar dan wilayah sekitarnya.

Konektivitas yang semakin memadai dinilai penting untuk menunjang pertumbuhan ekonomi digital, aktivitas komunitas, serta berbagai peluang usaha yang mengandalkan internet.

Bagi pelajar dan mahasiswa, jaringan berkecepatan tinggi dapat mendukung akses materi pembelajaran dan kolaborasi daring. Sementara bagi pelaku usaha, koneksi yang andal dapat membantu pemasaran digital, komunikasi dengan pelanggan, hingga pengelolaan aktivitas bisnis.

Di sisi lain, pemanfaatan aplikasi berbasis AI yang semakin berkembang juga menuntut konektivitas yang mampu mendukung pertukaran data secara cepat dan stabil.

Tantangan Berikutnya: Kualitas dan Konsistensi Jaringan

Perluasan cakupan 5G menjadi langkah penting, tetapi pengalaman pengguna tidak hanya ditentukan oleh luasnya wilayah yang terjangkau. Konsistensi kecepatan, kestabilan koneksi, kapasitas jaringan, serta ketersediaan layanan di lokasi aktivitas masyarakat juga menjadi faktor penentu.

Indosat mengingatkan bahwa kecepatan internet aktual dapat berbeda-beda, bergantung pada lokasi, perangkat yang digunakan, kepadatan jaringan, dan kondisi penggunaan.

Dengan penguatan jaringan 5G di seluruh kecamatan serta hadirnya pilihan internet rumah tanpa instalasi kabel, Indosat berharap masyarakat Makassar memperoleh lebih banyak pilihan konektivitas untuk mendukung kebutuhan digital sehari-hari.

Kini, tantangannya bukan hanya menghadirkan internet yang semakin cepat, tetapi juga memastikan koneksi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membuka peluang pendidikan, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi digital. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *