Tak Mau Lagi Jadi Korban Passobis! Telkomsel Hadirkan SISCAMLING, Deteksi Telepon dan SMS Penipuan Berbasis AI

Telkomsel menghadirkan SISCAMLING (Sistem Cegah Scam Keliling), sebuah layanan perlindungan digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu pelanggan mengenali potensi penipuan sejak dini.
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA.ID – Panggilan dari nomor tak dikenal kini tak lagi sekadar mengganggu, tetapi juga bisa menjadi pintu masuk aksi penipuan.

Di Sulawesi Selatan, istilah passobis bahkan sudah begitu akrab di telinga masyarakat untuk menyebut pelaku penipuan yang kerap beraksi melalui telepon maupun pesan singkat.

Respons seperti, “Ah, jangan-jangan passobis!” menjadi gambaran kekhawatiran masyarakat setiap kali menerima panggilan dari nomor asing.

Menjawab keresahan tersebut, Telkomsel menghadirkan SISCAMLING (Sistem Cegah Scam Keliling), sebuah layanan perlindungan digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu pelanggan mengenali potensi penipuan sejak dini.

Melalui layanan ini, pelanggan dapat mendeteksi panggilan spam dan scam, menerima peringatan langsung di layar ponsel, hingga memblokir SMS mencurigakan secara otomatis.

Menariknya, pelanggan Telkomsel bisa menikmati perlindungan dasar melalui paket Basic yang tersedia secara gratis tanpa biaya tambahan.

Caranya cukup mudah. Pelanggan hanya perlu mengaktifkan layanan SISCAMLING melalui aplikasi MyTelkomsel dan memilih paket Basic.

Bagi pelanggan yang menginginkan perlindungan lebih lengkap, Telkomsel juga menyediakan paket Pro dengan sejumlah fitur tambahan. Di antaranya pemblokiran otomatis panggilan scam, pengelolaan nomor yang diblokir, serta pengecekan status hingga 100 nomor.

Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan paket Basic yang menyediakan pengecekan maksimal 10 nomor.

General Manager Mobile Consumer Business Region Sulawesi Telkomsel, Andrew Mamahit, mengatakan ancaman panggilan dan SMS mencurigakan dapat menyasar siapa saja. Karena itu, kehadiran SISCAMLING diharapkan menjadi perlindungan tambahan bagi pelanggan dalam beraktivitas digital.

“Panggilan dan SMS mencurigakan dapat menyasar siapa saja. Karena itu, kami menghadirkan SISCAMLING untuk membantu pelanggan mengenali potensi penipuan sejak awal, melalui peringatan langsung di layar ponsel dan pemblokiran SMS mencurigakan,” ujarnya.

Andrew menegaskan, pemanfaatan teknologi harus tetap dibarengi kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan data pribadi.

Menurutnya, pelanggan tidak boleh mudah percaya kepada pihak yang tidak dikenal, terlebih jika meminta informasi rahasia maupun data pribadi.

“Teknologi saja tidak cukup. Kami tetap mengajak pelanggan untuk waspada, tidak mudah percaya pada pihak yang tidak dikenal, serta tidak membagikan data pribadi maupun informasi rahasia kepada siapa pun,” tambahnya.

Manfaat SISCAMLING juga dirasakan langsung pelanggan. Raihan, seorang karyawan swasta, mengaku kerap menerima panggilan dari nomor yang tidak dikenal hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dengan adanya layanan tersebut, ia merasa lebih tenang karena mendapatkan peringatan ketika menerima panggilan yang terindikasi mencurigakan.

“Telepon dari nomor yang tidak saya kenal memang cukup sering masuk dan terkadang mengganggu aktivitas. Dengan adanya SISCAMLING, saya merasa lebih terbantu karena ada peringatan ketika menerima panggilan yang mencurigakan. Jadi, saya bisa lebih berhati-hati sebelum merespons telepon tersebut,” ungkap Raihan.

Kehadiran SISCAMLING menjadi salah satu langkah Telkomsel dalam memperkuat keamanan pelanggan di tengah meningkatnya ancaman kejahatan digital.

Dengan perlindungan berbasis AI tersebut, pelanggan diharapkan tidak lagi sembarangan mengangkat atau merespons panggilan mencurigakan.

Informasi lebih lengkap mengenai SISCAMLING, termasuk fitur, syarat, dan ketentuan layanan, dapat diakses melalui telkomsel.com/vas/siscamling. (rls/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *