Prof Hambali Thalib: Tolong Jaga Kepercayaan Ini Dengan Integritas dan Keilmuan — Rektor UMI Apresiasi Peran Dosen Universitas Muslim Indonesia di MTQ XXXIV Sulsel

banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA — Universitas Muslim Indonesia kembali menegaskan kontribusinya dalam penguatan syiar Al-Qur’an di tingkat daerah melalui keterlibatan empat dosennya sebagai Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Maros, 10–18 April 2026.

Keempat dosen tersebut berasal dari Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi dan Pendidikan serta Fakultas Agama Islam UMI, yang dipercaya mengambil peran pada berbagai cabang dan majelis dalam penyelenggaraan MTQ yang tahun ini mengusung tema “Al-Qur’an Berdampak Menuju Umat Masa Depan.”

Adapun dosen UMI yang terlibat sebagai dewan hakim yakni:
• Dr. Agus Salim Beddu Malla, M.A. sebagai Ketua Majelis VI Cabang Qira’at (Mujawwad, Murattal Dewasa dan Remaja)
• Dr. Juhri, S.S., M.Hum. sebagai Anggota Majelis VI Cabang Qira’at
• Dr. H. Muhammad Rusli, S.HI., M.H. sebagai Anggota Majelis VIII Cabang Syarhil Al-Qur’an
• H. Abid Ash-Shiddiqiy, Lc., M.Hum. sebagai Anggota Majelis IV Cabang Hifzh Al-Qur’an (10, 20, dan 30 Juz)

Keterlibatan ini menunjukkan bahwa dosen-dosen UMI tidak hanya berkiprah dalam penguatan akademik di lingkungan kampus, tetapi juga terus mengambil peran strategis dalam pembinaan keagamaan, pengembangan tilawah, serta penguatan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Peran Keilmuan yang Menguatkan Syiar Al-Qur’an

MTQ XXXIV Sulawesi Selatan diikuti oleh lebih dari seribu peserta dari 24 kabupaten/kota, dengan berbagai cabang lomba seperti Tilawah, Hifzh, Qira’at Sab’ah, Tafsir, Kaligrafi, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

Kehadiran dosen UMI sebagai dewan hakim dalam ajang tersebut menjadi refleksi kapasitas keilmuan, integritas akademik, serta komitmen UMI dalam mendukung pengembangan syiar Islam yang moderat, berilmu, dan berdampak.

Rektor: Ini Bentuk Pengabdian Ilmu untuk Umat

Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH., MH menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada dosen UMI merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijaga dengan baik.

“Kepercayaan yang diberikan kepada dosen-dosen UMI sebagai dewan hakim MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan merupakan kehormatan yang harus dijalankan dengan integritas, keilmuan, dan tanggung jawab. Ini bukan sekadar penugasan, tetapi bentuk pengabdian UMI dalam menjaga marwah Al-Qur’an, memperkuat syiar Islam, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi umat dan daerah,” ujarnya.

UMI: Kampus Ilmu dan Ibadah yang Hadir untuk Umat

Melalui keterlibatan ini, UMI kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga aktif dalam pembinaan nilai-nilai keislaman, dakwah, dan penguatan peradaban berbasis Al-Qur’an.

Sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah, UMI terus menghadirkan peran nyata di tengah masyarakat, memperkuat identitasnya sebagai Kampus Perjuangan dan Pengabdian, Kampus Bereputasi dan Berdampak, Kampus yang hadir memberi manfaat bagi umat dan bangsa. (rls/red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *