BONE, NALARMEDIA – Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, (BupAAS) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah ruangan di Kantor Bupati Bone, Rabu (22 April 2026).
Sidak BupAAS ini dilakukan untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) sekaligus mengevaluasi kinerja pelayanan pemerintahan.
Dalam keterangannya, BupAAS menegaskan bahwa sidak tersebut bertujuan melihat langsung tingkat kehadiran pegawai, terutama setelah jam istirahat yang dimulai pukul 12.00 WITA.
Ia mengapresiasi adanya peningkatan kedisiplinan pegawai dibandingkan sebelumnya.
“Alhamdulillah, dari hasil sidak hari ini terlihat ada peningkatan. Antusiasme pegawai cukup baik, dengan tingkat kehadiran mencapai sekitar 85 persen,” tutur BupAAS.
Meski demikian, Bupati Bone tetap menyoroti sejumlah pegawai yang tidak berada di tempat saat pemeriksaan berlangsung.
Ia menyebutkan beberapa alasan yang disampaikan, di antaranya kelelahan akibat perjalanan dinas, kondisi kesehatan, kerusakan telepon genggam yang menghambat absensi, hingga keperluan mengurus keluarga.
“Alasan-alasan tersebut masih bisa kita terima, seperti sakit, kelelahan, atau urusan mendesak. Namun tentu harus dibuktikan dan diklarifikasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, khusus bagi pegawai yang sakit, kebijakan tetap diberikan secara manusiawi.
Namun jika ketidakhadiran berlangsung lebih dari tiga hari tanpa keterangan jelas, maka akan menjadi perhatian serius dan berpotensi dikenai sanksi.
Lebih lanjut, BupAAS menegaskan bahwa bagi ASN yang terindikasi tidak disiplin tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, akan diberikan peringatan hingga sanksi administratif berupa Surat Peringatan (SP).
Namun sebelum itu, seluruh data kehadiran akan melalui proses verifikasi dan konfirmasi.
“Kalau memang hasil klarifikasi menunjukkan yang bersangkutan tidak berada di tempat tanpa alasan jelas, tentu akan kita tindak. Tapi semuanya harus melalui verifikasi agar objektif,” jelasnya.
Sidak ini mencakup beberapa bagian strategis, termasuk BKPSDM, BKAD, bagian Setdakab, serta jajaran asisten.
Hasilnya menunjukkan tren positif dalam peningkatan disiplin, meski evaluasi berkelanjutan tetap akan dilakukan.
Melalui sidak ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap tercipta budaya kerja yang lebih disiplin, profesional, dan bertanggung jawab, demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (red)















