Dari Kampus ke Sekolah: Poltekbos Hadirkan Energi Baru bagi Siswa SMKN 3 Soppeng di Era Industri 4.0

Program Studi Teknik Listrik Politeknik Bosowa (Poltekbos) menggelar kegiatan kunjungan, workshop, dan edukasi di SMKN 3 Soppeng, Senin (27 April 2026).
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA — Upaya memperkuat kualitas pendidikan vokasi terus digencarkan.

Kali ini, Program Studi Teknik Listrik Politeknik Bosowa (Poltekbos) menggelar kegiatan kunjungan, workshop, dan edukasi di SMKN 3 Soppeng, Senin (27 April 2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus langkah konkret dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan (SMK) guna mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia industri.

Sebanyak lima dosen dan 32 mahasiswa Teknik Listrik Poltekbos terlibat aktif dalam kegiatan ini, bersama 40 siswa jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik SMKN 3 Soppeng.

Suasana semakin istimewa karena sejumlah mahasiswa yang hadir merupakan alumni sekolah tersebut, menjadikan momen ini sebagai ajang “pulang kampung” penuh makna sekaligus berbagi pengalaman nyata kepada adik kelas.

Mengusung tema “Pelatihan dan Pengembangan Keterampilan Teknologi Berbasis Kompetensi di Era Industri 4.0”, kegiatan ini menghadirkan materi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa kini—mulai dari penguatan keterampilan teknis hingga pemahaman perkembangan teknologi industri.

Kepala SMKN 3 Soppeng, Reny Andriyani, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Ia menilai kegiatan ini membuka cakrawala baru bagi para siswa.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami. Kami berharap mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan menyerap ilmu yang diberikan secara maksimal,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Listrik Poltekbos, Sulistianingsih Nur Fitri, S.ST., M.T., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan kampus dalam menjalin kemitraan produktif dengan SMK.

“Kegiatan ini tidak hanya sebagai pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi alumni untuk kembali mengabdi dengan membawa pembaruan ilmu dari bangku kuliah. Harapannya, siswa memiliki keterampilan yang lebih mumpuni dan siap bersaing di dunia industri,” jelasnya.

Lebih dari sekadar workshop, kegiatan ini menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Kolaborasi seperti ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif, relevan, dan berorientasi pada masa depan.

Dengan semangat sinergi, Program Studi Teknik Listrik Poltekbos menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi. Harapannya, langkah ini dapat melahirkan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan siap menjadi motor penggerak pembangunan di era Industri 4.0. (rls/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *