Politeknik Bosowa Tebar Semangat Nasionalisme di Malaysia, Berdayakan Anak Pekerja Migran Indonesia

Politeknik Bosowa kembali menegaskan kiprahnya di tingkat internasional melalui kegiatan International Community Service Program yang digelar di Kampung Baru, Malaysia, Senin (27 April 2026).
banner 325x300

MALAYSIA, NALARMEDIA — Politeknik Bosowa kembali menegaskan kiprahnya di tingkat internasional melalui kegiatan International Community Service Program yang digelar di Kampung Baru, Malaysia, Senin (27 April 2026).

Mengusung tema Integrated Collaboration for the Empowerment of Indonesian Migrant Communities in Malaysia, kegiatan ini berfokus pada pemberdayaan anak-anak pekerja migran Indonesia melalui pendekatan edukatif, interaktif, dan penuh nuansa kebangsaan.

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Politeknik Bosowa dalam mengimplementasikan tridharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga menjangkau komunitas Indonesia di luar negeri.

Kegiatan pengabdian masyarakat internasional ini merupakan hasil kolaborasi antara Politeknik Bosowa, Universitas Bosowa, Bosowa Foundation, dan Bosowa Property.

Sinergi lintas lembaga tersebut dihadirkan untuk memperluas dampak pemberdayaan masyarakat Indonesia, khususnya bagi keluarga pekerja migran di Malaysia.

Dalam pelaksanaannya, peserta diajak mengikuti berbagai aktivitas edukatif yang dikemas secara menarik dan menyenangkan. Salah satu agenda utama yakni sesi sharing knowledge yang memperkenalkan kembali identitas kebangsaan Indonesia kepada anak-anak migran.

Materi yang diberikan mencakup budaya nusantara, sejarah bangsa, hingga penanaman nilai-nilai nasionalisme agar para peserta tetap memiliki kedekatan emosional dengan tanah air meski berada di luar negeri.

Suasana kegiatan semakin meriah ketika para peserta mengikuti berbagai permainan tradisional khas Indonesia yang melibatkan partisipasi aktif anak-anak.

Selain mempererat kebersamaan, aktivitas tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan kembali budaya lokal Indonesia kepada generasi muda diaspora.

Direktur Politeknik Bosowa, Dr. Ir. Isminarti, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian institusi pendidikan terhadap masyarakat Indonesia di luar negeri.

“Ini bukan sekadar kegiatan pengabdian, tetapi juga bentuk kehadiran kami dalam memberikan kontribusi nyata bagi anak-anak pekerja migran agar tetap mendapatkan edukasi yang relevan dan bermakna,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pendekatan berbasis pendidikan dan penguatan keterampilan menjadi langkah penting dalam membangun masa depan generasi muda, termasuk mereka yang tumbuh di lingkungan diaspora Indonesia.
Menurutnya, kegiatan seperti ini juga membuka peluang kolaborasi internasional yang lebih luas bagi dunia pendidikan vokasi.

“Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Politeknik Bosowa sebagai institusi pendidikan vokasi yang adaptif dan berdaya saing global,” tutupnya.

Melalui program ini, Politeknik Bosowa tidak hanya membawa misi pendidikan, tetapi juga menanamkan semangat kebangsaan dan harapan bagi anak-anak pekerja migran Indonesia agar tetap terhubung dengan identitas dan budaya tanah air. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *