Wabup Bone Didampingi Kadis Ketapang Resmikan Penjualan Perdana BUMDes Mattirodeceng, Pasar Murah BerAmal Diserbu Warga Sibulue

Wakil Bupati (Wabup) Bone, Andi Akmal Pasluddin didampingi Kadis Ketapang Bone, Andi Zainal Wahyudi resmi melaunching penjualan perdana BUMDes Mattirodeceng melalui usaha tematik ayam petelur sekaligus Pasar Murah BerAmal di Desa Tunreng Tellue, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Senin (18 Mei 2026).
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA — Wakil Bupati (Wabup) Bone, Andi Akmal Pasluddin, resmi melaunching penjualan perdana BUMDes Mattirodeceng melalui usaha tematik ayam petelur sekaligus Pasar Murah BerAmal di Desa Tunreng Tellue, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Senin (18 Mei 2026).

Kegiatan tersebut disambut antusias masyarakat yang memadati lokasi pasar murah untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Selain membuka pasar murah, Wakil Bupati Bone juga meninjau langsung kandang ayam petelur milik BUMDes Mattirodeceng yang digadang menjadi salah satu penggerak ekonomi desa.

Turut hadir dalam kegiatan itu Anggota DPRD Bone Andi Nurjaya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Bone A. Zainal Wahyudi, Camat Sibulue Sainal Abidin, Kepala Desa Tunreng Tellue Haryogis Susanto, unsur Forkopimcam Sibulue, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Program tersebut merupakan kolaborasi antara BUMDes Mattirodeceng, Pemerintah Kabupaten Bone, dan Anggota DPRD Bone Andi Nurjaya sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus upaya memperkuat ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Kepala Desa Tunreng Tellue, Haryogis Susanto, mengatakan pasar murah dan pengembangan usaha BUMDes menjadi langkah nyata pemerintah desa dalam membantu masyarakat sekaligus membangun kemandirian ekonomi warga.

“Melalui kegiatan Pasar Murah BerAmal ini, kami ingin meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Sementara pengembangan usaha kandang ayam petelur BUMDes Mattirodeceng menjadi langkah nyata desa dalam menciptakan kemandirian ekonomi dan membuka peluang usaha bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini BUMDes Mattirodeceng telah mengelola sekitar 900 ekor ayam petelur yang ke depan akan terus dikembangkan guna mendukung kebutuhan masyarakat desa.

“Telurnya nanti diprioritaskan dijual kepada warga kami,” tambahnya.

Tak hanya itu, Haryogis juga mengungkapkan adanya subsidi harga kebutuhan pokok dari Anggota DPRD Bone Andi Nurjaya sehingga warga bisa memperoleh harga yang jauh lebih murah.

Menurutnya, subsidi diberikan sebesar Rp10 ribu per rak telur dan Rp5 ribu per liter minyak goreng. Dengan subsidi tersebut, harga telur yang semula Rp53 ribu turun menjadi Rp43 ribu per rak, sementara minyak goreng dari Rp16 ribu menjadi Rp11 ribu per liter.

Sementara itu, Camat Sibulue, Sainal Abidin, mengapresiasi inovasi Desa Tunreng Tellue dalam menghadirkan program ekonomi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Kami mengapresiasi Desa Tunreng Tellue yang mampu menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ini menjadi contoh baik bagaimana BUMDes tidak hanya bergerak di sektor usaha, tetapi juga memiliki kepedulian sosial kepada warga,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menegaskan pentingnya peran BUMDes dalam memperkuat ekonomi desa sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan pasar murah sangat membantu masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan pokok, sementara usaha peternakan ayam petelur menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah.

“Kami berharap BUMDes Mattirodeceng terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Bone. Pemerintah daerah akan terus mendorong program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat agar desa semakin mandiri dan masyarakat semakin sejahtera,” ungkapnya.

Ia juga mencontohkan keberhasilan BUMDes di Desa Cempaniga, Kecamatan Barebbo, yang sukses mengembangkan usaha wisata dan pemancingan ikan hingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

“BUMDes harus menjadi penggerak ekonomi desa. Kalau potensi desa dikelola dengan baik, maka kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut turut disinggung dukungan terhadap Koperasi Merah Putih. Meski memiliki fungsi dan dasar hukum berbeda dengan BUMDes, keduanya dinilai dapat saling mendukung dalam memperkuat perekonomian masyarakat desa.
Usai membuka pasar murah, Wakil Bupati Bone bersama rombongan meninjau langsung kandang ayam petelur BUMDes Mattirodeceng dan berdialog dengan pengelola mengenai pengembangan usaha peternakan di Desa Tunreng Tellue. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *