Usia 20 Tahun, Dara Berdarah Makassar Jadi Student Speaker di Harvard: Pidato Allegra Jade Isdar Bikin Kagum

Kebanggaan kembali ditorehkan anak bangsa di panggung dunia. Seorang dara Indonesia berdarah Makassar, Allegra Jade Dreanda Isdar, tampil memukau sebagai student speaker dalam prosesi convocation ceremony di Harvard University, Rabu, 27 Mei 2026.
banner 325x300

CAMBRIDGE, NALARMEDIA — Kebanggaan kembali ditorehkan anak bangsa di panggung dunia. Seorang dara Indonesia berdarah Makassar, Allegra Jade Dreanda Isdar, tampil memukau sebagai student speaker dalam prosesi convocation ceremony di Harvard University, Rabu, 27 Mei 2026.

Dalam usia yang baru menginjak 20 tahun, Allegra sukses menyelesaikan pendidikan master degree di bidang Education and Human Development di Harvard Graduate School of Education.

Prestasi tersebut sontak membuat ribuan audiens, dosen, keluarga, hingga para lulusan lainnya berdecak kagum.

Mengenakan kebaya khas Indonesia berwarna baby pink, Allegra tampil anggun dan penuh percaya diri saat menyampaikan pidatonya di hadapan para peserta wisuda dan tamu undangan di Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat.

Dalam pidatonya, Allegra membagikan pengalaman berharga saat menjadi konsultan peneliti untuk program UNICEF di Papua, Indonesia.

Ia menyoroti bahwa persoalan pendidikan tidak pernah sesederhana yang terlihat di permukaan.

Menurutnya, solusi yang awalnya dianggap paling tepat terkadang justru terlalu sederhana untuk menjawab persoalan yang kompleks dan multidimensional. Karena itu, ia mengajak para lulusan Harvard untuk berani meninjau ulang setiap solusi yang dipikirkan, lalu mengkajinya lebih dalam demi menghasilkan keputusan terbaik.

“Manusia harus menjadi subyek, bukan obyek,” menjadi salah satu pesan kuat yang disampaikan Allegra dalam pidatonya yang mendapat perhatian besar dari audiens.

Tak hanya berprestasi di dunia akademik, Allegra juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Di usia mudanya, ia telah melakukan riset mengenai higienitas perempuan di Indonesia, menjadi terapis bagi anak-anak autistik, hingga terlibat sebagai peneliti dan konsultan dalam program-program pendidikan dan sosial.

Usai menyelesaikan studinya di Harvard, Allegra juga akan bergabung dalam tur dunia grup jazz acapella asal Harvard, Din & Tonics.

Tur tersebut akan berlangsung hampir tiga bulan dan dijadwalkan menyambangi Jakarta pada 1 Agustus mendatang.

Kiprah Allegra menjadi bukti bahwa generasi muda Indonesia mampu bersinar di panggung internasional, sekaligus membawa gagasan dan semangat perubahan untuk masa depan bangsa yang lebih baik. (rls/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *