BONE, NALARMEDIA — Siapa sangka, sebuah ruang penuh tawa, keceriaan, dan kebahagiaan keluarga kini hadir di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.
Di tengah geliat pembangunan daerah yang semakin pesat, hadir sebuah destinasi yang bukan hanya menawarkan hiburan, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat.
Namanya, Joyland Family Park.
Kehadirannya langsung menyita perhatian warga.
Sejak diperkenalkan, taman bermain keluarga ini menjadi perbincangan hangat masyarakat Bone.
Banyak yang penasaran, apa yang membuat Joyland begitu istimewa hingga mendapat sambutan luar biasa dari pemerintah daerah maupun masyarakat?
Ternyata, Joyland bukan sekadar taman bermain biasa.
Di balik hadirnya wahana rekreasi keluarga ini, tersimpan sebuah visi besar untuk menghadirkan ruang kebahagiaan bagi masyarakat Bone dan sekitarnya.
Kehadiran Joyland berawal dari undangan tokoh masyarakat Bone, Jeffry Tahar selaku Ketua Forkita Bone, yang memiliki keinginan agar masyarakat Bone dapat menikmati sarana rekreasi modern tanpa harus bepergian jauh ke luar daerah.
Sebuah mimpi yang kini menjadi kenyataan.
Hamparan wahana air, permainan keluarga, serta berbagai fasilitas rekreasi yang aman dan nyaman kini menjadi tempat berkumpulnya keluarga untuk menciptakan kenangan indah bersama orang-orang tercinta.
Namun lebih dari itu, Joyland membawa dampak yang jauh lebih besar.
CEO & Founder Joyland, Hengky Rachmat Jaya, menegaskan bahwa kehadiran Joyland tidak hanya berorientasi pada hiburan semata.
Di balik setiap tawa anak-anak yang bermain, terdapat perputaran ekonomi yang mulai tumbuh, peluang kerja yang terbuka, serta geliat sektor pariwisata yang semakin hidup.
“Joyland ingin menjadi bagian dari pembangunan daerah. Kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat,” ujarnya.
Komitmen tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Bone yang terus membuka ruang bagi investasi yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Tak heran jika kehadiran Joyland mendapat dukungan penuh dari Bupati Bone.
Pemerintah daerah melihat Joyland sebagai bentuk investasi nyata yang tidak hanya mempercantik wajah daerah, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi warga.
Bagi masyarakat Bone, kabar paling menggembirakan tentu datang dari harga tiket yang sangat terjangkau.
Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, Joyland menghadirkan promo spesial dengan harga yang jauh di bawah harga normal. Untuk hari kerja (weekday), pengunjung cukup membayar Rp30.000, sementara pada akhir pekan (weekend) hanya Rp40.000. Padahal, harga normal tiket masuk mencapai Rp100.000.
Kebijakan ini membuat semakin banyak keluarga memiliki kesempatan untuk menikmati fasilitas rekreasi modern tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Kini, setiap akhir pekan, Joyland berpotensi menjadi tempat lahirnya ribuan senyuman baru. Tempat di mana anak-anak dapat bermain dengan riang, orang tua menikmati waktu berkualitas bersama keluarga, dan masyarakat merasakan suasana rekreasi yang selama ini mereka dambakan.
Di tengah kesibukan dan rutinitas sehari-hari, Joyland hadir mengingatkan bahwa kebahagiaan tidak selalu harus dicari jauh-jauh.
Dan bagi Bone, kehadiran Joyland bukan hanya tentang sebuah taman bermain. Ini adalah simbol optimisme, tanda bahwa daerah ini terus bergerak maju, menghadirkan peluang, harapan, dan kebahagiaan yang bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.
Ke depan, Joyland berkomitmen memperluas jangkauannya ke berbagai daerah di Indonesia.
Namun bagi masyarakat Bone, satu hal yang pasti: kebahagiaan itu kini telah menemukan rumah barunya. (ADV)















