BupAAS Serahkan 150 Oxygen Concentrator Senilai Rp2,31 Miliar, Perkuat Layanan Kesehatan di Seluruh Puskesmas Bone

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), secara simbolis menyerahkan bantuan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bone dan seluruh puskesmas se-Kabupaten Bone.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan kembali dibuktikan.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), secara simbolis menyerahkan bantuan alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bone dan seluruh puskesmas se-Kabupaten Bone.

Bantuan berupa 150 unit oxygen concentrator tersebut diserahkan di Halaman Rumah Jabatan Bupati Bone, Watampone, Senin (15 Juni 2026).

Dalam sambutannya, Bupati Bone menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.

Karena itu, dukungan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai dinilai sangat penting guna menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan berkualitas bagi masyarakat.

“Pelayanan kesehatan harus terus ditingkatkan agar masyarakat dapat memperoleh layanan yang cepat, mudah, dan berkualitas. Bantuan alat kesehatan ini diharapkan dapat menunjang kinerja tenaga kesehatan di puskesmas,” ujar Andi Asman Sulaiman.

Bantuan dari Kementerian Kesehatan RI tersebut memiliki nilai yang cukup besar.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bone, drg. Yusuf Tolo, mengungkapkan bahwa total nilai bantuan mencapai Rp2,31 miliar dan seluruhnya berupa alat terapi oksigen atau oxygen concentrator.

“Nilai bantuan alat kesehatan yang diserahkan sebesar Rp2,31 miliar. Satu jenis alat yang diterima adalah oxygen concentrator,” jelas Yusuf Tolo.

Ia menambahkan, sebanyak 150 unit alat tersebut akan didistribusikan ke seluruh fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama di Kabupaten Bone, dengan masing-masing puskesmas menerima antara dua hingga tujuh unit sesuai kebutuhan layanan.

“Ada 150 unit, masing-masing PKM dapat antara 2 sampai dengan 7 unit,” tambahnya.

Menurut Yusuf Tolo, keberadaan oxygen concentrator sangat strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan, terutama untuk memenuhi kebutuhan terapi oksigen pasien tanpa harus bergantung sepenuhnya pada tabung oksigen konvensional.

Selain meningkatkan kualitas layanan medis, bantuan ini juga diharapkan memperkuat kesiapsiagaan fasilitas kesehatan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat maupun peningkatan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Dengan tambahan fasilitas tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone optimistis pelayanan kesehatan dasar di seluruh puskesmas akan semakin maksimal, sekaligus mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan di Bumi Arung Palakka.

Kegiatan ini turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Bone Andi Tenriawaru, Plt Kepala Dinas Kesehatan Bone drg. Yusuf Tolo, serta para kepala puskesmas dari berbagai kecamatan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *