MAKASSAR, NALARMEDIA – Komitmen memperkuat kualitas pendidikan tinggi terus ditunjukkan Kalla Institute melalui kolaborasi strategis dengan berbagai perguruan tinggi.
Terbaru, kampus bisnis dan teknologi tersebut resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Handayani Makassar untuk mengembangkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus meningkatkan kapasitas kelembagaan kedua institusi.
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Kalla, Syamril, S.T., M.Pd., dan Rektor Universitas Handayani Makassar, Prof. Dr. Muhammad Yaumi, M.Hum., M.A., yang berlangsung pada akhir bulan lalu.
Rektor Kalla Institute, Syamril, menegaskan bahwa kerja sama antarkampus menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan tinggi yang semakin dinamis dan kompetitif.
Menurutnya, sinergi antara Kalla Institute dan Universitas Handayani akan mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari pendidikan, penelitian hingga pengabdian kepada masyarakat.
“Dengan adanya kolaborasi, sharing berbagai ilmu dan pengalaman satu sama lain, bisa memperkaya kualitas kampus dan menjadi lebih maju,” ujar Syamril.
Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada bidang bisnis dan teknologi, Kalla Institute terus membangun ekosistem akademik yang adaptif terhadap perkembangan industri dan kebutuhan masyarakat.
Kerja sama dengan Universitas Handayani Makassar menjadi bagian dari strategi memperluas jaringan kemitraan sekaligus memperkuat kontribusi terhadap kemajuan pendidikan tinggi, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Sementara itu, Rektor Universitas Handayani Makassar, Prof. Muhammad Yaumi, menyambut positif kolaborasi tersebut.
Ia menilai kerja sama ini akan menjadi fondasi penting dalam membangun sinergitas dan memperkuat keunggulan masing-masing perguruan tinggi.
“Kerja sama ini untuk membangun sinergitas dan distingsi antar dua perguruan tinggi. Selanjutnya, kita akan melaksanakan perjanjian di bidang publikasi ilmiah, seminar dan workshop, pertukaran SDM dan double degree,” ungkapnya.
Melalui MoU tersebut, kedua kampus sepakat untuk menindaklanjuti berbagai program kolaboratif melalui perjanjian kerja sama teknis yang disesuaikan dengan kebutuhan dan bidang yang disepakati bersama.
Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen Kalla Institute dalam mencetak sumber daya manusia unggul melalui pendidikan berkualitas, penelitian inovatif, dan pengabdian yang berdampak bagi masyarakat.
Selain aktif membangun jejaring kemitraan, Kalla Institute saat ini juga membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bagi calon mahasiswa yang ingin berkembang di lingkungan akademik yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia industri.
Dengan program studi yang relevan dengan perkembangan bisnis dan teknologi, Kalla Institute menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya memperkuat kompetensi akademik, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kreativitas, keterampilan, dan kesiapan menghadapi dunia kerja di masa depan. (rls/red)















