BupAAS Serahkan SK 67 PNS Baru, Tegaskan Disiplin dan Perang Total terhadap Narkoba di Lingkup Pemkab Bone

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 sekaligus mengambil sumpah/janji PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Tahun 2026.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 sekaligus mengambil sumpah/janji PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Tahun 2026.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan apel pagi tersebut berlangsung di Halaman Kantor Bupati Bone, Senin (15 Juni 2026), dan diikuti ratusan aparatur sipil negara dari berbagai perangkat daerah.

Dalam laporannya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bone, Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa sebanyak 67 orang menerima SK pengangkatan sebagai PNS Formasi Tahun 2024.

Selain itu, terdapat 89 orang PNS yang mengikuti prosesi pengambilan sumpah/janji.

“Pengambilan sumpah terhadap 89 PNS ini merupakan bentuk pelaksanaan amanat peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian sekaligus penguatan komitmen aparatur dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat,” ujar Edy Saputra Syam.

Dalam arahannya, Bupati Bone menekankan bahwa status sebagai PNS bukan sekadar pencapaian, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Persiapkan diri untuk bekerja. Pemerintahan kami memprioritaskan budaya kerja yang profesional demi menghadirkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat Kabupaten Bone,” tegas Andi Asman Sulaiman.

Bupati yang akrab disapa BupAAS itu juga menegaskan komitmennya membangun sistem karier ASN yang sehat, profesional, dan berbasis kompetensi.

Menurutnya, disiplin merupakan fondasi utama bagi setiap aparatur untuk berkembang dan meraih jenjang karier yang lebih tinggi.

“Saya ingin PNS di Bone memiliki jenjang karier yang profesional karena dibentuk melalui disiplin. Ke depan bukan tidak mungkin ada yang berkarier di tingkat provinsi maupun kementerian. Karena itu budaya disiplin harus terus dijaga, termasuk melalui pelaksanaan inspeksi mendadak di perangkat daerah,” ujarnya.

Selain profesionalisme dan kedisiplinan, Bupati Bone juga mengingatkan seluruh ASN agar menjaga etika serta perilaku dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia meminta aparatur menghindari gaya hidup berlebihan maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan persoalan sosial dan mencoreng citra institusi pemerintah.

Pada kesempatan tersebut, BupAAS turut menyampaikan peringatan keras terkait penyalahgunaan narkotika di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone.

Ia menegaskan bahwa tidak ada ruang toleransi bagi aparatur yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, kebijakan tegas tersebut berlaku untuk seluruh tingkatan aparatur, mulai dari pejabat tertinggi di lingkup pemerintah daerah hingga aparatur di tingkat desa.

“Tidak ada toleransi terhadap narkoba. Siapa pun yang terlibat akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Melalui penyerahan SK dan pengambilan sumpah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone berharap para PNS dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, serta menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin dan pelayanan publik demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik dan berkualitas. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *