GORONTALO, NALARMEDIA — Di sela kesibukannya menghadiri rangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS) bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bone Hj. Maryam Andi Asman meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dengan Keluarga Kerukunan Masyarakat Bone (KKMB) di Provinsi Gorontalo.
Pertemuan yang berlangsung di Queen Resto, Jalan Taman Surya, Gorontalo, Sabtu (20 Juni 2026), berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan sarat nuansa kekeluargaan.
Momen tersebut menjadi ajang mempererat hubungan emosional antara masyarakat Bone yang menetap di perantauan dengan Pemerintah Kabupaten Bone.
Kehadiran BupAAS dan rombongan disambut antusias oleh warga Bone yang berada di Gorontalo. Berbagai cerita, harapan, serta semangat untuk terus menjaga identitas dan budaya Bone menjadi warna tersendiri dalam pertemuan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Bone menyerahkan cinderamata berupa buku berjudul “BupAAS: Jalan Pengabdian”, sebuah karya yang mengisahkan perjalanan pengabdian, kepemimpinan, serta komitmen BupAAS dalam membangun Kabupaten Bone di berbagai sektor.
Penyerahan buku tersebut menjadi simbol ikatan batin antara pemerintah daerah dan masyarakat Bone di perantauan, sekaligus bentuk apresiasi atas kontribusi warga Bone yang terus menjaga nama baik daerah di berbagai wilayah Indonesia.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat rasa memiliki terhadap kampung halaman. Warga Bone di mana pun berada adalah bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan daerah,” ungkap salah satu peserta kegiatan.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bone, anggota DPRD Kabupaten Bone yang juga menjabat sebagai Ketua KTNA Kabupaten Bone, serta rombongan kontingen Kabupaten Bone yang mengikuti PENAS XVII Tahun 2026.
Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap hubungan yang telah terjalin erat dengan masyarakat Bone di perantauan dapat terus terpelihara dan menjadi kekuatan bersama dalam mendukung pembangunan daerah.
Silaturahmi tersebut menjadi bukti bahwa meski terpisah jarak dan wilayah, semangat persaudaraan masyarakat Bone tetap kuat dan menjadi modal sosial penting untuk bersama-sama mewujudkan Bone yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (red)















