BONE, NALARMEDIA — Euforia kemenangan Tim Nasional Jerman pada ajang Piala Dunia 2026 turut dirasakan oleh Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS).
Tim berjuluk Der Panzer itu sukses memastikan langkah ke babak 32 besar setelah bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Pantai Gading dengan skor 2-1 pada laga kedua Grup E, Ahad (21 Juni 2026) dini hari WIB.
Kemenangan tersebut melanjutkan tren positif Jerman setelah sebelumnya tampil impresif dengan membantai Curacao 7-1 pada pertandingan pembuka.
Hasil sempurna dari dua laga membuat Jerman mengamankan tiket ke fase gugur sekaligus menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara dunia.
Sebagai pencinta sepak bola, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman (BupAAS) mengaku menikmati jalannya pertandingan yang berlangsung sengit.
Menurutnya, kemenangan Jerman atas Pantai Gading menunjukkan karakter tim besar yang tidak mudah menyerah meski berada dalam tekanan.
“Jerman kembali menunjukkan kualitasnya sebagai tim besar. Mereka mampu bangkit dari ketertinggalan dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan. Itu bukan hanya soal teknik bermain, tetapi juga soal mentalitas dan karakter juara,” ujar BupAAS, Ahad (21 Juni 2026).
Menurutnya, salah satu kekuatan utama yang selalu dimiliki Jerman dari generasi ke generasi adalah konsistensi.
Tim tersebut hampir selalu hadir sebagai kekuatan utama di setiap turnamen besar dan mampu menjaga standar permainan yang tinggi dalam jangka waktu panjang.
“Jerman memiliki konsistensi yang luar biasa. Mereka selalu menjadi salah satu favorit kuat di setiap turnamen besar. Itulah yang membedakan tim besar dengan tim lainnya,” katanya.
BupAAS menilai keberhasilan Der Panzer mengamankan tiket ke babak 32 besar menjadi bukti bahwa mental juara merupakan modal penting dalam meraih kesuksesan, baik di dunia olahraga maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Kesimpulannya, mental juara adalah bawaan petarung sejati. Ketika menghadapi tekanan, mereka tidak menyerah, tetapi justru bangkit dan menemukan cara untuk menang. Itulah pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari pertandingan ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain Jerman dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Bone, untuk terus berjuang meraih prestasi di bidang apa pun yang mereka geluti.
“Kita harus belajar bahwa kemenangan tidak selalu diraih dengan mudah. Kadang harus melalui tekanan, tantangan, bahkan ketertinggalan. Namun dengan kerja keras, disiplin, dan mental yang kuat, kesuksesan bisa diraih,” tambahnya.
Kemenangan atas Pantai Gading semakin mempertegas reputasi Jerman sebagai salah satu tim paling konsisten dalam sejarah sepak bola dunia.
Dengan performa yang terus meningkat, Der Panzer kini menjadi salah satu tim yang paling diperhitungkan dalam perburuan trofi Piala Dunia 2026.
Bagi BupAAS, sepak bola bukan sekadar pertandingan, tetapi juga sarana belajar tentang kepemimpinan, kerja sama, disiplin, dan semangat juang yang tak pernah padam hingga peluit akhir dibunyikan. (red)















