MAKASSAR, NALARMEDIA – Keselamatan kerja menjadi fondasi utama yang terus diperkuat Kalla Logistics dalam menjalankan layanan transportasi logistik.
Melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, hingga pemanfaatan teknologi pemantauan pengemudi, perusahaan berkomitmen menghadirkan layanan transporter yang aman, andal, dan berkualitas bagi pelanggan.
Sebagai bagian dari upaya membangun budaya keselamatan yang kuat, seluruh pengemudi Kalla Logistics diwajibkan mengikuti Tool Box Meeting dan Safety Talk setiap hari sebelum memulai aktivitas operasional.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran keselamatan kerja sekaligus memastikan kesiapan pengemudi dalam menjalankan tugasnya.
Tak hanya itu, setiap pengemudi juga menjalani pemeriksaan kesehatan dan wawancara kondisi fisik serta mental guna memastikan mereka berada dalam kondisi prima saat bertugas di lapangan.
Keselamatan armada pun menjadi perhatian serius. Melalui Pemeriksaan Harian Kendaraan (P2H), seluruh unit transporter diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan fungsi, kelayakan, dan kelengkapan kendaraan sesuai standar operasional perusahaan.
Logistics General Manager Kalla Translog, Rahmat Junaedi, mengatakan bahwa perusahaan secara konsisten melakukan pengembangan kompetensi pengemudi melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan operasional.
“Seluruh pengemudi secara rutin mengikuti pengembangan kompetensi, seperti Safety Driving, Defensive Driving, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Eco Driving, serta First Aid. Melalui program ini, kami tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis pengemudi, tetapi juga memperkuat budaya keselamatan agar setiap aktivitas operasional dapat dijalankan secara aman, profesional, dan bertanggung jawab,” ujar Rahmat.
Selain pembekalan kompetensi, Kalla Logistics juga menerapkan coaching dan evaluasi rutin terhadap seluruh pengemudi.
Program tersebut memungkinkan perusahaan melakukan pemantauan kinerja secara berkelanjutan, memberikan masukan konstruktif, serta mengidentifikasi peluang perbaikan untuk meningkatkan keselamatan dan kualitas layanan.
General Logistics Senior Manager Kalla Translog, Fardi Gaffar, menegaskan bahwa keselamatan bukan sekadar prosedur yang harus dipatuhi, melainkan budaya yang ditanamkan dalam setiap aktivitas operasional perusahaan.
“Keselamatan bukan hanya sebuah prosedur, tetapi merupakan budaya yang kami tanamkan dalam setiap aspek operasional. Dengan pengemudi yang kompeten, sehat, dan disiplin menjalankan standar keselamatan, kami berkomitmen memberikan layanan transporter yang aman dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan,” jelasnya.
Untuk semakin memperkuat sistem keselamatan, Kalla Logistics juga menghadirkan Driver Management System (DMS), sebuah solusi terintegrasi yang memungkinkan pengelolaan dan pemantauan pengemudi secara lebih efektif.
Sistem ini mencakup monitoring perilaku pengemudi selama bertugas sehingga dapat mendukung peningkatan keselamatan, efisiensi operasional, serta kualitas layanan kepada pelanggan.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Kalla Logistics terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan logistik yang tidak hanya efisien dan terpercaya, tetapi juga menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan.
Dengan kombinasi sumber daya manusia yang kompeten, armada yang terawat, serta dukungan teknologi modern, Kalla Logistics optimistis dapat terus memberikan layanan terbaik sekaligus menciptakan standar keselamatan yang semakin tinggi di industri logistik nasional. (rls/red)















