RUSIA, NALARMEDIA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra terbaik Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Andi Muhammad Affan Wahyudi, pro player esports dengan nickname Yazuke yang memperkuat tim papan atas Alter Ego Esports, sukses mengantarkan timnya meraih gelar juara dunia pada ajang AFK Masters Cup Season 1 di Moskow, Rusia.
Turnamen internasional yang berlangsung pada 25–29 Juni 2026 itu menjadi panggung gemilang bagi Alter Ego setelah tampil impresif hingga partai final.
Menghadapi tim tuan rumah Verso Time, Alter Ego tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 4-2, sekaligus memastikan trofi juara dunia dibawa pulang ke Indonesia.
Keberhasilan tersebut semakin istimewa karena turnamen bergengsi itu memperebutkan total hadiah sebesar US$108.000 atau sekitar Rp1,7 miliar, serta diikuti oleh tim-tim terbaik dari berbagai negara.
Di balik kesuksesan itu, terselip kebanggaan besar bagi masyarakat Bone.
Affan merupakan putra dari Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, Andi Zainal Wahyudi, bersama istrinya Andi Lulu.
Ia merupakan anak bungsu dari dua bersaudara yang kini berhasil mengharumkan nama daerah dan bangsa di kancah internasional.
Rasa syukur pun disampaikan sang ayah atas pencapaian luar biasa putranya. Apalagi sang buah hati berulang tahun ke-22.
“Alhamdulillah, senang dan bahagia serta yang terpenting bersyukur kepada Allah SWT,” ujar Andi Zainal Wahyudi, Senin (29 Juni 2026).
Kesuksesan Affan menjadi bukti bahwa anak muda dari daerah memiliki peluang yang sama untuk bersaing di level dunia.
Dengan kerja keras, disiplin, dan dedikasi tinggi, ia mampu membuktikan bahwa dunia esports merupakan cabang prestasi yang mampu mengangkat nama Indonesia di panggung internasional.
Prestasi Affan bersama Alter Ego juga diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Bone, untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang yang mereka tekuni, baik di dunia akademik, olahraga, seni, maupun industri kreatif digital.
Kini, nama Andi Muhammad Affan Wahyudi “Yazuke” tak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi simbol lahirnya talenta esports kelas dunia dari Bumi Arung Palakka yang berhasil mengibarkan Merah Putih di Moskow, Rusia. (red)















