AAS Community Gerak Cepat Bantu 245 Warga Terdampak Kebakaran di Barayya Makassar

AAS Community menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak kebakaran di Jl. Kandea 3 Lorong 3, RW 004, Kelurahan Barayya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Rabu (12 Agustus 2026).
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA — Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan AAS Community.

Organisasi tersebut menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak kebakaran di Jl. Kandea 3 Lorong 3, RW 004, Kelurahan Barayya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Rabu (12 Agustus 2026).

Musibah kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut berdampak cukup besar.

Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) atau 245 jiwa harus menghadapi kondisi sulit dan membutuhkan dukungan selama masa pemulihan pascakebakaran.

Di tengah kondisi tersebut, AAS Community hadir membawa bantuan sekaligus dukungan moral bagi warga.

Bantuan diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan semangat agar warga tidak merasa sendirian menghadapi musibah.

Kehadiran AAS Community mendapat apresiasi dari Pemerintah Kelurahan Barayya.
Lurah Barayya, Arifuddin, S.Sos., M.M., menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada warganya.

“Kami atas nama Pemerintah Kelurahan Barayya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada AAS Community atas kepeduliannya kepada warga kami yang terdampak musibah kebakaran. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama dalam kondisi pascakebakaran seperti saat ini,” ujar Arifuddin.

Ia berharap perhatian terhadap warga terdampak terus mengalir dari berbagai pihak sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih baik.

“Kami berharap bantuan dan perhatian dari berbagai pihak dapat terus diberikan kepada warga. Semoga bantuan yang disalurkan AAS Community dapat meringankan beban masyarakat dan memberikan semangat kepada warga untuk kembali bangkit,” tambahnya.

Hadir Bukan Sekadar Membawa Bantuan

Direktur AAS Community, Padasajati, STP., M.Si., mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Menurutnya, kondisi yang dialami warga menjadi alasan AAS Community untuk turun langsung dan menunjukkan kepedulian.

“Kami turut prihatin atas musibah kebakaran yang dialami warga di Jl. Kandea 3. Sebanyak 60 kepala keluarga atau 245 jiwa terdampak dalam kejadian ini. Karena itu, kami merasa terpanggil untuk hadir dan memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada saudara-saudara kita,” kata Padasajati.

Ia menegaskan, bantuan yang disalurkan tidak semata-mata mengenai nilai materi.

Lebih dari itu, kehadiran AAS Community diharapkan menjadi dukungan moral bagi masyarakat yang tengah berjuang melewati masa sulit.

“Mungkin bantuan yang kami berikan belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan warga, tetapi kami berharap ini bisa sedikit meringankan beban mereka. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama menunjukkan kepedulian dan semangat gotong royong kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” ungkapnya.

Padasajati juga mendoakan agar seluruh warga terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan untuk melewati masa pemulihan.

“Kami mendoakan agar seluruh warga yang terdampak diberikan kekuatan, ketabahan, kesehatan dan kemudahan dalam melewati masa pemulihan. Semoga masyarakat dapat segera bangkit dan kembali menata kehidupan mereka,” tutupnya.

Bagi AAS Community, aksi sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga menghadapi bencana dan kondisi darurat.

Di balik bantuan yang disalurkan, terselip pesan bahwa gotong royong dan kepedulian menjadi kekuatan penting bagi warga untuk bangkit setelah musibah.

AAS Community berharap langkah kecil tersebut dapat menjadi penyemangat bagi 245 jiwa terdampak untuk kembali menata kehidupan dan menatap hari-hari mendatang dengan optimisme. (rls/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *