BPK Periksa Tata Kelola RSUD Tenriawaru, Begini Kata BupAAS

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman (BupAAS) menerima audiensi tim BPK di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bone, Rabu (2 September 2026).
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA — Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bone mendapat perhatian melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman (BupAAS) menerima audiensi tim BPK di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bone, Rabu (2 September 2026).

Audiensi tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas BPK di Kabupaten Bone, khususnya pemeriksaan kinerja pendahuluan terkait upaya RSUD Tenriawaru dalam mewujudkan tata kelola rumah sakit yang efektif guna mendukung optimalisasi pelayanan kesehatan.

Pemeriksaan mencakup pelaksanaan pada 2025 hingga semester I 2026 di RSUD Tenriawaru Bone serta sejumlah instansi terkait.

Rombongan BPK Perwakilan Sulsel dipimpin Arlidya Rachmah, bersama Sukmaini, Rahmalia Prima Putri, Jihan Farahiyah, Yosua Parlindungan Tampubolong, dan Burhamsyah Amin.

Kedatangan tim BPK disambut Pj. Sekda Bone, Kepala Inspektorat Daerah Bone, Asisten III Setda Bone, serta Kepala RSUD Tenriawaru Bone.

Ketua rombongan BPK, Arlidya Rachmah, mengatakan audiensi dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pemeriksaan di Kabupaten Bone.

“Audiensi kami lakukan dalam rangka menjalankan tugas di Bone. Semoga membantu kelancaran dan tepat waktu,” ujarnya.

Ia berharap seluruh pihak terkait dapat memberikan dukungan selama proses pemeriksaan berlangsung sehingga tugas BPK dapat terlaksana secara optimal.

“Kami berharap dukungan dari berbagai pihak dalam menjalankan tugas di Bone,” katanya.

Bupati Bone Dorong Hasil Pemeriksaan Jadi Bahan Pembenahan

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyambut positif pelaksanaan pemeriksaan tersebut.

BupAAS menilai kehadiran BPK bukan semata-mata sebagai proses evaluasi, tetapi juga dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melihat berbagai hal yang masih perlu diperbaiki.

Menurut BupAAS, pemeriksaan yang dilakukan di RSUD Tenriawaru diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.

“Tentunya kami sangat berterima kasih atas adanya kunjungan BPK di Bone. Semoga atas pemeriksaan yang dilakukan bisa membuat pelayanan semakin prima, semakin baik dalam melayani masyarakat,” kata Andi Asman Sulaiman.

BupAAS berharap hasil pemeriksaan nantinya dapat menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Bone dalam melakukan pembenahan, khususnya terhadap tata kelola dan kinerja organisasi.

“Kami berharap ada hasil yang bisa kami evaluasi,” ujarnya.

Bagi Andi Asman, evaluasi merupakan bagian penting dalam membangun pemerintahan yang terus bergerak menuju arah yang lebih baik.

Setiap temuan dan masukan dapat menjadi pijakan untuk memperkuat kinerja jajaran pemerintah daerah. Jadi Indikator Kinerja OPD
Memasuki tahun kedua kepemimpinannya, Andi Asman menegaskan komitmen untuk terus mendorong seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bone memberikan kinerja terbaik.

“Tentu dalam kepemimpinan menjelang dua tahun, kami selalu mengupayakan yang terbaik dari jajaran kami,” katanya.

Ia juga menyebut pemeriksaan BPK dapat menjadi salah satu indikator bagi pemerintah daerah dalam melihat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).

“Pemeriksaan BPK juga menjadi indikator bagi kami menilai OPD yang akan diberikan penghargaan dalam menjalankan tugas mereka dengan baik,” pungkasnya.

Melalui pemeriksaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone diharapkan semakin mampu memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus memastikan pelayanan publik, khususnya sektor kesehatan, terus mengalami peningkatan.

Pada akhirnya, evaluasi bukan sekadar mencari kekurangan, melainkan menjadi ruang untuk belajar, berbenah, dan memastikan setiap layanan pemerintah benar-benar memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat Bone. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *