IPLT Passippo Siap Beroperasi, Bupati Bone Pastikan Tak Berhenti Jadi Bangunan

Pemerintah Kabupaten Bone mulai mematangkan langkah untuk mengoperasikan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Passippo.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten Bone mulai mematangkan langkah untuk mengoperasikan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Passippo.

Fasilitas yang telah dibangun Pemkab Bone itu diharapkan segera berfungsi optimal untuk memperkuat layanan sanitasi dan pengelolaan lumpur tinja di daerah.

Langkah tersebut dibahas dalam audiensi Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS) bersama Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Selatan Kementerian Pekerjaan Umum, Baskoro Elmiawan, beserta rombongan di Rumah Jabatan Bupati Bone, Watampone, Rabu (30 September 2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bone didampingi Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Kabupaten Bone, H. Askar.

BupAAS mengatakan, Pemkab Bone telah menyiapkan sejumlah kebutuhan penunjang agar IPLT Passippo tidak hanya selesai dibangun, tetapi juga dapat segera menjalankan fungsinya.

Salah satu fasilitas yang telah disiapkan yakni kendaraan pengangkut lumpur tinja.

“Kami sudah membangun IPLT Passippo. Kami juga sudah mengadakan mobil tinja untuk mendukung pengoperasian dan fungsi ke depan,” kata BupAAS.

Menurutnya, audiensi dengan jajaran Kementerian PU menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan operasional IPLT Passippo.

Pemkab Bone ingin memperoleh masukan teknis maupun hal-hal lain yang perlu diperhatikan sebelum fasilitas tersebut dimanfaatkan secara maksimal.

“Kami minta saran dari Balai, apa-apa yang mesti diperhatikan,” ujarnya.

Tak Cukup Dibangun, Harus Berfungsi

Pemkab Bone menaruh perhatian agar pembangunan infrastruktur sanitasi tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan beroperasinya IPLT Passippo, pengelolaan lumpur tinja di Kabupaten Bone diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sanitasi dan lingkungan.

Kehadiran kendaraan pengangkut lumpur tinja juga menjadi bagian dari rantai layanan yang dibutuhkan agar fasilitas pengolahan tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.

Audiensi bersama BPBPK Sulsel diharapkan menghasilkan sejumlah rekomendasi terkait kesiapan teknis, pengelolaan, serta aspek pendukung lainnya sehingga IPLT Passippo dapat beroperasi secara optimal dan tidak berhenti sebatas infrastruktur yang telah selesai dibangun.

Pemkab Bone pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat layanan dasar, termasuk sektor sanitasi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan dan pelayanan publik bagi masyarakat Bone. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *