MAKASSAR, NALARMEDIA — UPT SMKN 10 Makassar menggelar Aksi Nyata P5 dengan Tema Suara Demokrasi, Jumat (2 Februari 2024).
Kegiatan yang dilaksanakan berupa orasi ilmiah / penyampaian visi misi Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS serta Sosialisasi Pemilih Pemula oleh KPU Kota Makassar yang hadir untuk memberikan pencerahan dan penguatan terkait beberapa hal dalam demokrasi kepada peserta didik kelas X, XI, dan XII di Lapangan SMKN 10 Makassar.
Rangkaian giat P5 sebelumnya dilakukan Literasi Kitab Suci bersama, lalu perkenalan 5 pasangan calon ketua OSIS dan wakil ketua OSIS SMKN 10 Makassar periode 2023/2024 yang terdiri 5 pasangan calon kelas X dab XI dari perwakilan beberapa jurusan yang telah lulus seleksi calon.
Kepala UPT SMKN 10 Makassar, Andi Umar Patta, S.Pd., M.Si. selaku Penanggungjawab membuka dengan resmi Giat Aksi Nyata P5 di pekan terakhir Suara Demokrasi ini.
Dalam sambutannya menjelaskan bahwa dari bentuk kegiatan ini diharapkan dapat mencetak generasi pemimpin masa depan yang tangguh melalui pemilihan Ketua OSIS dan Wakil Ketua OSIS serta meningkatkan kesadaran peserta didik terutama pemilih pemula cerdas mengenai pentingnya menyalurkan hak suara pada pemilihan Presiden, Wakil Presiden, DPR-RI, DPD, dan DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten/Kota nanti.
Senada hal itu ditegaskan Kordiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat KPU Kota Makassar komisioner KPU Kota Makassar, Muhammad Abdi Goncing sebagai narasumber, adanya giat sosialisasi Demokrasi di sekolah seperti SMK Negeri 10 Makassar patut diapresiasi.
Selain memberikan ruang pengetahuan demokrasi kepada peserta didik juga menjadi kesempatan untuk mengambil peran dalam pesta Demokrasi, pentingnya peran pemilih pemula dalam menyalurkan hak suara pada pemilihan umum.
Harapan terbesar Abdi Goncing kepada peserta didik SMKN 10 Makassar yang telah terdaftar di DPT untuk menggunakan hak suaranya dan tidak golput.
Satu yang menarik pula dalam giat aksi nyata P5 Suara Demokrasi, terjadi komunikasi aktif antara narasumber dan tim KPU Kota Makassar dan peserta didik yang nampak pada sesi tanya jawab, begitu antusiasnya calon pemilih pemula Pemilu tahun ini maupun yang baru calon untuk pesta demokrasi selanjutnya, mereka berlomba mengajukan pertanyaan kepada narasumber dan sebaliknya. (rls/red)















