BONE, NALARMEDIA – Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi dan Pemerintah Kabupaten Bone yang dinakhodai Andi Asman Sulaiman bersama Andi Akmal Pasluddin terus diperkuat dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis, khususnya perpanjangan runway Bandara Arung Palakka.
Upaya ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan konektivitas wilayah serta mendukung aglomerasi pembangunan kawasan Bosowasi (Bone, Soppeng, Wajo, dan Sinjai) sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Selatan.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa sinergi lintas pemerintahan menjadi kunci dalam mempercepat realisasi proyek strategis tersebut, termasuk penyelesaian pembebasan lahan yang saat ini menjadi fokus utama.
“Insya Allah setelah pembebasan baru perpanjangan. Ini membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat dan dunia usaha. Kita dorong agar pembebasan lahan bisa segera rampung sehingga tahapan pembangunan fisik dapat segera berjalan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menyampaikan komitmen penuh Pemkab Bone untuk mendukung langkah percepatan tersebut.
Ia menekankan bahwa keberadaan bandara dengan kapasitas runway yang lebih panjang akan menjadi pintu gerbang kemajuan daerah.
“Ini adalah harapan besar masyarakat Bone. Dengan runway yang lebih panjang, kita optimistis penerbangan langsung dari dan ke Bone–Jakarta bisa segera terwujud. Ini akan memberikan dampak besar terhadap sektor ekonomi, pariwisata, investasi, hingga pelayanan publik,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kehadiran Bandara Arung Palakka selama ini telah mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
Aktivitas transportasi udara mendorong tumbuhnya sektor usaha baru, peningkatan kunjungan, serta membuka peluang kerja bagi warga sekitar.
“Bandara ini bukan hanya fasilitas transportasi, tetapi motor penggerak ekonomi masyarakat. Dengan pengembangan yang terus dilakukan, dampaknya akan semakin luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemkab Bone pun terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait guna memastikan proses pembebasan lahan berjalan lancar dan sesuai target.
Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi percepatan pembangunan lanjutan di sektor transportasi udara.
Dengan terbangunnya infrastruktur bandara yang memadai, kawasan Bosowasi diproyeksikan menjadi salah satu episentrum pertumbuhan baru di Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat konektivitas regional hingga nasional.
Perpanjangan runway Bandara Arung Palakka bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol kolaborasi dan komitmen bersama dalam mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (red)















