MAKASSAR, NALARMEDIA — Semangat perjuangan R.A. Kartini kembali digaungkan dengan cara berbeda oleh Asmo Sulsel.
Dalam momentum peringatan Hari Kartini sepanjang April 2026, Asmo Sulsel mengajak perempuan Indonesia untuk tampil sebagai pelopor keselamatan berkendara melalui kampanye bertajuk #Cari_Aman.
Kampanye ini hadir sebagai bentuk ajakan kepada perempuan modern agar tidak hanya mandiri dan aktif dalam berbagai aktivitas, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan di jalan raya.
Saat ini, perempuan memiliki peran besar dalam mobilitas sehari-hari. Mulai dari bekerja, beraktivitas sosial, hingga mengantar kebutuhan keluarga, penggunaan sepeda motor oleh perempuan terus meningkat.
Karena itu, pemahaman mengenai keselamatan berkendara dinilai menjadi kebutuhan penting yang tidak bisa diabaikan.
Asmo Sulsel menilai bahwa perempuan dapat menjadi contoh positif dalam menciptakan budaya berkendara yang aman dan tertib.
Semangat Kartini yang identik dengan keberanian dan kepedulian kini diwujudkan melalui perilaku berkendara yang bertanggung jawab.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan bahwa keselamatan berkendara merupakan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Semangat Kartini tidak hanya tentang emansipasi, tetapi juga tentang kepedulian terhadap diri sendiri dan sesama. Dengan #Cari_Aman, perempuan bisa menjadi pelopor keselamatan di jalan,” ujar Habib.
Dalam kampanye tersebut, Asmo Sulsel juga membagikan sejumlah tips aman berkendara bagi perempuan. Pengendara diimbau selalu menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu tertutup guna meminimalkan risiko cedera saat berkendara.
Selain itu, posisi berkendara juga menjadi perhatian penting. Pengendara perempuan disarankan menggunakan pakaian yang nyaman dan tidak mengganggu pergerakan saat mengendarai sepeda motor.
Asmo Sulsel juga mengingatkan pentingnya menjaga fokus selama perjalanan dengan tidak menggunakan ponsel saat berkendara serta memastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit. Pengendara diharapkan memahami rute perjalanan dan tetap waspada terhadap kondisi jalan seperti lubang, jalan licin, maupun kepadatan lalu lintas.
Tak kalah penting, pengendara diminta untuk menjaga kecepatan dan jarak aman demi mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Melalui kampanye #Cari_Aman, Asmo Sulsel berharap lahir semakin banyak perempuan yang mampu menjadi inspirasi dalam membangun budaya berkendara yang aman, nyaman, dan bertanggung jawab.
Semangat Hari Kartini tahun ini pun tidak hanya dimaknai sebagai simbol perjuangan perempuan, tetapi juga sebagai pengingat bahwa perempuan hebat adalah mereka yang mampu menjaga keselamatan diri sekaligus memberi pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya. (ADV)















