Wabup Andi Akmal Jemput Dukungan Pusat, UMKM Lokal Bone Didorong Naik Kelas dan Go Digital

Komitmen itu terlihat saat Wakil Bupati (Wabup) Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bone, Hamzah Sunusi, S.Sos., M.Si., melakukan koordinasi strategis dengan Kementerian UMKM Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (30 April 2026).
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA – Pemerintah Kabupaten Bone terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

Komitmen itu terlihat saat Wakil Bupati (Wabup) Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., bersama Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bone, Hamzah Sunusi, S.Sos., M.Si., melakukan koordinasi strategis dengan Kementerian UMKM Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (30 April 2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian UMKM RI, Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Kementerian UMKM RI, Loto Srianita Ginting.

Sejumlah perwakilan deputi yang membidangi pengembangan usaha mikro, pembiayaan, kewirausahaan, hingga transformasi digital UMKM turut hadir dalam agenda penting itu.

Koordinasi ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Bone dalam membangun sinergi dengan pemerintah pusat guna mempercepat pertumbuhan UMKM lokal.

Fokus pembahasan tidak hanya pada peningkatan kapasitas pelaku usaha, tetapi juga membuka akses pembiayaan yang lebih luas, memperkuat pemasaran produk, hingga mendorong transformasi digital bagi para pelaku UMKM di daerah.

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menegaskan bahwa sektor UMKM memiliki peran vital dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, potensi UMKM di Bone sangat besar dan membutuhkan dukungan berkelanjutan agar mampu berkembang lebih kompetitif.

“Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen untuk terus hadir memberikan pendampingan, pelatihan, serta membuka akses pasar bagi pelaku UMKM. Kami ingin memastikan para pelaku usaha kecil dapat naik kelas dan mampu bersaing, baik di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa digitalisasi menjadi salah satu arah utama pengembangan UMKM ke depan.

Di tengah persaingan ekonomi yang semakin terbuka, pelaku usaha dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tidak tertinggal.

“Kami mendorong UMKM di Bone agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Karena itu, dukungan dari Kementerian UMKM RI sangat penting, terutama dalam pelatihan dan fasilitasi digital,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian UMKM RI, Loto Srianita Ginting, menyambut positif langkah koordinasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bone.

Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci dalam membangun ekosistem UMKM yang kuat dan berkelanjutan.

Menurutnya, penguatan UMKM tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan pendekatan terintegrasi yang melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah, sektor perbankan, hingga pelaku usaha itu sendiri.

“Penguatan UMKM harus dilakukan secara menyeluruh. Karena itu, sinergi dengan pemerintah daerah menjadi sangat penting agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Loto juga menyoroti pentingnya peningkatan literasi digital serta inovasi produk agar UMKM mampu bertahan sekaligus berkembang di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

“Kami ingin UMKM di daerah tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan menembus pasar yang lebih luas. Inovasi produk dan pemanfaatan platform digital menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing,” katanya.

Ia menambahkan, Kementerian UMKM RI akan terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk merancang program-program berbasis potensi lokal.

Menurutnya, setiap daerah memiliki keunggulan tersendiri yang dapat menjadi kekuatan ekonomi apabila dikelola secara tepat.

Pertemuan tersebut menjadi harapan baru bagi pelaku UMKM di Kabupaten Bone. Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah yang semakin solid, UMKM Bone diharapkan mampu tumbuh lebih kuat, modern, dan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di masa mendatang. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *