Di Tengah Banjir, BupAAS Borong Kue untuk Warga: Senyum Anak-anak dan Orang Tua Pun Mengembang

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS) membagikan kue kepada warga terdampak banjir, Jumat (8 Mei 2026).
banner 325x300

 

BONE, NALARMEDIA – Di tengah suasana banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, terselip sebuah momen sederhana namun penuh makna yang membuat warga tersenyum di tengah musibah, Jumat (8 Mei 2026).

Saat melakukan pemantauan di sejumlah titik banjir, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS), terlihat berhenti di salah satu penjual kue.

Tanpa banyak bicara, ia memborong dagangan tersebut untuk kemudian dibagikan secara gratis kepada warga yang berada di lokasi banjir.

Momen itu sontak menghadirkan kehangatan di tengah genangan air dan cuaca mendung yang sejak pagi menyelimuti Bone.

Anak-anak tampak antusias menerima kue dari tangan orang nomor satu di Bone tersebut.

Tidak hanya anak-anak, para orang tua yang berada di lokasi pun ikut tersenyum menyaksikan perhatian sederhana itu.

Di tengah situasi yang membuat aktivitas warga terganggu akibat banjir, tindakan kecil tersebut menjadi penghibur bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Beberapa warga bahkan terlihat bercengkerama hangat bersama BupAAS saat pembagian kue berlangsung.

Suasana yang awalnya dipenuhi rasa cemas perlahan berubah menjadi lebih hangat dan penuh kebersamaan.

“Alhamdulillah, anak-anak senang sekali. Walaupun lagi banjir, ada hiburan dan perhatian dari Pak Bupati,” ujar salah seorang warga di lokasi.

BupAAS sendiri sejak pagi diketahui turun langsung memantau sejumlah titik banjir di Kabupaten Bone.

Ia berjalan menembus genangan air untuk memastikan kondisi masyarakat serta mendengar langsung kebutuhan warga terdampak.

Selain memberikan motivasi dan mengimbau masyarakat tetap waspada, kehadiran BupAAS di tengah warga juga menghadirkan sisi humanis yang begitu terasa.

Tidak ada protokoler berlebihan. Tidak ada jarak dengan masyarakat. Yang terlihat hanyalah seorang pemimpin yang ingin hadir bersama rakyatnya di tengah situasi sulit.

Mungkin bagi sebagian orang, membagikan kue hanyalah hal sederhana. Namun bagi warga yang sedang menghadapi musibah, perhatian kecil sering kali memiliki arti yang besar.

Sebab terkadang, yang paling dibutuhkan masyarakat bukan hanya bantuan materi, tetapi juga kehadiran, kepedulian, dan rasa bahwa mereka tidak sendiri menghadapi keadaan.

Dan di tengah banjir yang melanda Bone hari itu, senyum anak-anak dan orang tua menjadi gambaran bahwa perhatian sederhana mampu menghadirkan harapan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *