Sejak Dini Hari, Lurah Biru Pantau Banjir dan Imbau Warga Waspada Listrik

Lurah Biru, Sarmili turun membantu masyarakat terdampak banjir, Jumat (8 Mei 2026).
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bone sejak malam hingga dini hari menyebabkan sejumlah titik pemukiman warga di Kelurahan Biru terendam banjir, Jumat (8 Mei 2026).

Mengantisipasi dampak yang lebih besar, Lurah Biru, Sarmili, turun langsung memantau kondisi wilayah sejak pukul 04.00 WITA.

Ia menyusuri beberapa titik genangan untuk memastikan kondisi warga tetap aman di tengah cuaca ekstrem yang melanda.

Dari hasil pemantauan tersebut, air dilaporkan masuk ke sejumlah rumah warga dan menggenangi beberapa ruas lingkungan di Kelurahan Biru. Bahkan Kantor Kelurahan Biru juga ikut terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai betis pria dewasa.

Meski kondisi masih diguyur hujan, Sarmili tetap berada di lapangan memonitor perkembangan debit air serta berkoordinasi dengan warga setempat.

“Kami sejak subuh sudah turun melihat langsung kondisi masyarakat. Memang ada beberapa titik yang terendam akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sejak malam,” ujar Sarmili.

Ia mengungkapkan bahwa pemerintah kelurahan terus melakukan pemantauan untuk memastikan keselamatan warga, khususnya di daerah yang rawan genangan.

Dalam kesempatan itu, Sarmili juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap peralatan listrik di rumah masing-masing.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersabar menghadapi kondisi ini dan tetap berhati-hati. Tolong perhatikan instalasi maupun peralatan listrik agar tidak membahayakan keselamatan,” pesannya.

Selain itu, warga juga diminta segera melaporkan kepada pemerintah setempat apabila terjadi peningkatan debit air maupun kondisi darurat lainnya agar dapat segera ditangani.

Curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir memang menyebabkan sejumlah wilayah di Bone mengalami genangan.

Warga berharap cuaca segera membaik agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *