GOWA, NALARMEDIA — Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya keselamatan berkendara di kalangan generasi muda.
Melalui kegiatan edukasi safety riding yang digelar di SMKN 1 Gowa pada Jumat, 8 Mei 2026, puluhan pelajar mendapatkan pembekalan penting tentang cara berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini diikuti lebih dari 40 siswa-siswi. Edukasi tersebut menjadi bentuk sinergi antara Astra Motor Sulsel bersama Polres Gowa melalui Unit Kamsel dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan usia pelajar.
Instruktur safety riding Astra Motor Sulsel, Wanny, memandu langsung jalannya edukasi.
Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan berkendara yang aman sejak dini, mengingat tingginya risiko kecelakaan akibat kelalaian pengendara muda.
Menurut Wanny, penggunaan perlengkapan berkendara merupakan langkah dasar yang tidak boleh diabaikan.
Helmet, jaket, sepatu, hingga perlengkapan pelindung lainnya menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan saat berada di jalan raya.
Tak hanya itu, para siswa juga diajak memahami pentingnya menjaga fokus ketika berkendara. Bermain handphone saat mengemudi, kurang memperhatikan kondisi sekitar, hingga berkendara dalam kondisi tubuh tidak fit disebut sebagai faktor yang sering memicu kecelakaan lalu lintas.
“Keselamatan di jalan dimulai dari diri sendiri. Ketika berkendara, kita harus benar-benar fokus dan aware terhadap kondisi sekitar. Jangan sampai karena lengah beberapa detik, justru membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tutur Wanny.
Ia menambahkan, budaya berkendara aman harus menjadi bagian dari karakter generasi muda. Dengan pemahaman keselamatan berkendara yang baik, para pelajar diharapkan mampu menjadi pengendara yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap keselamatan sesama pengguna jalan.
Melalui kegiatan ini, Astra Motor Sulsel berharap edukasi yang diberikan tidak berhenti pada teori semata, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Para siswa juga diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan semangat #Cari_Aman di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar. (ADV)















