MAKASSAR, NALARMEDIA — Sepeda motor hingga kini masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Selain praktis digunakan di jalan perkotaan, kendaraan roda dua juga kerap dimanfaatkan untuk membawa barang belanjaan maupun barang bawaan berukuran cukup besar.
Namun di balik kepraktisan tersebut, masih banyak pengendara yang belum menyadari bahwa membawa barang secara tidak tepat dapat memengaruhi keseimbangan kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.
Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan saat membawa barang menggunakan sepeda motor.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan pengendara perlu memahami batas kemampuan kendaraan serta memperhatikan posisi barang bawaan agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Sering kali pengendara membawa barang terlalu banyak atau melebihi kapasitas sehingga mengganggu keseimbangan motor. Padahal, hal tersebut bisa membuat motor sulit dikendalikan, terutama saat bermanuver atau melakukan pengereman mendadak,” ujarnya.
Kata Habib, kebiasaan membawa barang secara berlebihan bukan hanya berisiko bagi pengendara, tetapi juga dapat membahayakan pengendara lain di sekitar.
Karena itu, Asmo Sulsel membagikan sejumlah tips keselamatan berkendara #Cari_Aman saat membawa barang menggunakan sepeda motor.
Pertama, pengendara diimbau memastikan barang bawaan tidak mengganggu kendali kendaraan. Barang yang menutupi setang, lampu maupun pandangan pengendara dapat meningkatkan potensi kecelakaan.
Selain itu, penggunaan pengikat yang kuat dan aman juga sangat penting agar barang tidak bergeser atau jatuh selama perjalanan.
Asmo Sulsel juga mengingatkan pengendara untuk memperhatikan kapasitas kendaraan dan tidak membawa barang melebihi batas kemampuan motor.
Beban berlebih dapat memengaruhi keseimbangan kendaraan hingga performa pengereman.
Tak kalah penting, pengendara diminta menghindari membawa barang yang terlalu lebar atau terlalu tinggi karena dapat mengganggu manuver kendaraan, terutama saat melintas di jalan padat.
Ketika membawa barang tambahan, pengendara juga dianjurkan mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Kondisi motor yang membawa beban tambahan memiliki respons berbeda dibandingkan saat berkendara normal.
Untuk menunjang keamanan, penggunaan box motor atau tas tambahan juga dinilai efektif membantu menjaga posisi barang tetap stabil selama perjalanan.
Habib menambahkan, keselamatan berkendara harus tetap menjadi prioritas utama meskipun hanya melakukan perjalanan jarak dekat.
“Kadang perjalanan dekat membuat pengendara merasa lebih santai dan mengabaikan keselamatan. Padahal, risiko kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Karena itu, penting untuk tetap menerapkan prinsip #Cari_Aman dalam setiap aktivitas berkendara,” tambahnya.
Melalui edukasi safety riding yang rutin dilakukan, Asmo Sulsel berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara semakin meningkat, termasuk dalam hal membawa barang bawaan di jalan raya.
Kampanye #Cari_Aman sendiri terus digencarkan sebagai upaya membangun budaya berkendara yang aman, nyaman dan bertanggung jawab di tengah tingginya mobilitas masyarakat pengguna sepeda motor. (ADV)















