BONE, NALARMEDIA – Semangat menjaga lingkungan sekaligus mengubah sampah menjadi sumber ekonomi tampak nyata dalam Pameran Daur Ulang Sampah yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Podium Lapangan Merdeka Bone, Ahad (7 Juni 2026).
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS), hadir langsung meninjau berbagai produk kreatif hasil daur ulang yang dipamerkan oleh puluhan sekolah dan bank sampah di Kabupaten Bone.
Dalam kunjungan tersebut, BupAAS tampak kagum melihat inovasi para pelajar yang berhasil mengubah sampah menjadi berbagai produk bernilai guna dan bernilai jual.
Sebanyak 34 sekolah penerima penghargaan Adiwiyata tingkat Nasional, Provinsi, dan Kabupaten turut ambil bagian dalam pameran tersebut.
Selain itu, dua bank sampah, yakni Bank Sampah Induk dan Bank Sampah Aisyiyah, juga memamerkan beragam hasil olahan sampah yang menarik perhatian pengunjung.
Berbagai produk kreatif dipajang di setiap stan, mulai dari pupuk organik, tas berbahan daur ulang, kursi, hingga aneka kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Kreativitas tersebut menjadi bukti bahwa sampah tidak selalu identik dengan masalah, melainkan dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan menghasilkan pendapatan.
Saat berkeliling meninjau stan pameran, BupAAS beberapa kali berdialog dengan para pelajar dan pengelola bank sampah.
Ia memberikan apresiasi atas kreativitas dan kepedulian mereka terhadap lingkungan.
Menurut BupAAS, cara pandang terhadap sampah harus diubah. Sampah tidak lagi dilihat sebagai beban yang harus dibuang, melainkan sebagai sumber daya yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan berbagai produk bernilai.
“Ini menunjukkan bahwa sampah bukan masalah, tetapi bisa menjadi sahabat dan diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Kreativitas seperti ini perlu terus didorong dan dikembangkan,” ungkap BupAAS.
Ia menilai, gerakan pengelolaan sampah berbasis sekolah dan masyarakat menjadi salah satu solusi penting dalam mengurangi volume sampah sekaligus menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini.
Pameran tersebut juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya memilah dan mengolah sampah.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah yang tepat juga mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran puluhan sekolah Adiwiyata dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen dunia pendidikan di Kabupaten Bone dalam membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.
Turut mendampingi Bupati Bone dalam kegiatan tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Bone Hj. Andi Tenriawaru, S.P., M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bone Dray Vibrianto, S.IP., M.Si., serta Plt Kepala Dinas Pendidikan Bone Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Bone Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si. menambahkan, melalui gelaran ini untuk mengedukasi publik tentang cara mengelola sampah dengan baik.
Bahkan semangat kegiatan ini sejalan dengan langkah BupAAS dalam mendukung Bone Berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah semakin meningkat dan menjadikan lingkungan yang bersih, sehat, serta bernilai ekonomi sebagai bagian dari budaya hidup sehari-hari. (red)















