BupAAS Traktir Juru Parkir Makan Bakso, Kesederhanaan yang Menyentuh Hati di Tengah Kesibukan Memimpin Bone

Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS), menyempatkan diri berbagi kebahagiaan dengan seorang juru parkir yang sehari-harinya bekerja di sekitar lokasi tersebut.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA – Sebuah pemandangan sederhana namun sarat makna terlihat di salah satu warung bakso di Jalan Andalas, Kabupaten Bone, Senin (8 Juni 2026).

Di tengah padatnya agenda pemerintahan, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS), menyempatkan diri berbagi kebahagiaan dengan seorang juru parkir yang sehari-harinya bekerja di sekitar lokasi tersebut.

Momen itu terjadi saat BupAAS singgah di Bakso Mas Roger.

Di sela aktivitasnya, orang nomor satu di Kabupaten Bone itu mengajak juru parkir untuk makan bakso bersama dan membayarkan seluruh pesanannya.

Bagi sebagian orang, traktiran semangkuk bakso mungkin terlihat sederhana. Namun bagi juru parkir yang menggantungkan hidup dari pendapatan harian yang tidak menentu, perhatian tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan.

Suasana hangat pun terlihat saat keduanya berbincang santai. Tak ada sekat antara pemimpin dan rakyatnya.

BupAAS tampak akrab mendengarkan cerita keseharian sang juru parkir, mulai dari pekerjaan hingga kondisi ekonomi yang dihadapinya.

Aksi spontan tersebut kembali menunjukkan karakter kepemimpinan BupAAS yang dikenal dekat dengan masyarakat.

Ia tidak hanya hadir dalam forum resmi dan kegiatan pemerintahan, tetapi juga kerap menyapa warga dari berbagai kalangan, termasuk mereka yang bekerja di sektor informal.
Beberapa warga yang menyaksikan kejadian itu mengaku tersentuh melihat kesederhanaan dan kepedulian Bupati Bone.

“Beliau tidak melihat status seseorang. Juru parkir pun diajak makan bersama. Ini menunjukkan bahwa semua masyarakat memiliki nilai yang sama di mata beliau,” ujar salah seorang warga yang berada di lokasi.

Bagi BupAAS, membangun daerah tidak hanya diwujudkan melalui program pembangunan fisik dan kebijakan pemerintahan.

Perhatian terhadap masyarakat kecil juga menjadi bagian penting dari kepemimpinannya.
Di tengah hiruk-pikuk aktivitas kota, semangkuk bakso yang disantap bersama itu menghadirkan pesan sederhana namun mendalam: bahwa kepedulian tidak selalu harus diwujudkan dalam hal besar. Terkadang, perhatian kecil yang tulus justru mampu menghadirkan kebahagiaan dan meninggalkan kesan yang begitu besar di hati seseorang.

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa seorang pemimpin yang dekat dengan rakyat adalah mereka yang tidak hanya hadir saat seremonial, tetapi juga mampu duduk bersama, mendengar, dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang ditemuinya dalam kehidupan sehari-hari. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *