BONE, NALARMEDIA – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Bone dan wilayah sekitarnya.
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS), bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang, meresmikan Layanan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bone yang dirangkaikan dengan kegiatan Penguatan Nilai Spiritual dan Karakter Pegawai, Selasa (9 Juni 2026).
Peresmian yang berlangsung di Kantor Imigrasi Bone, Jalan MH Thamrin, Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang, menjadi tonggak penting dalam mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat Bone dan daerah sekitarnya.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulawesi Selatan, Friece Sumolang, menegaskan bahwa kehadiran Kantor Imigrasi Bone merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sesuai semangat “Imigrasi untuk Rakyat”.
Menurutnya, masyarakat kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Makassar atau Parepare untuk mengurus dokumen keimigrasian seperti paspor dan layanan lainnya.
“Dengan hadirnya Kantor Imigrasi Bone, masyarakat bisa menikmati layanan yang lebih cepat, efisien dari sisi waktu maupun biaya. Ini sangat membantu mobilitas masyarakat yang akan melaksanakan ibadah umrah dan haji, melanjutkan pendidikan, maupun berbagai kebutuhan lainnya,” ujar Friece.
Ia juga menilai keberadaan kantor imigrasi di Bone akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan pengembangan sektor pariwisata. Tingginya jumlah warga Bone yang mengurus dokumen keimigrasian menjadi salah satu alasan kuat hadirnya layanan tersebut.
Friece turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bone atas dukungan dan kolaborasi yang terjalin sehingga layanan keimigrasian dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat.
“Terima kasih kepada Bupati Bone atas kolaborasi yang sangat baik. Saya juga berpesan kepada seluruh petugas imigrasi agar memberikan pelayanan yang humanis, tanpa pungutan liar dan tanpa diskriminasi kepada masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas hadirnya Kantor Imigrasi di Kabupaten Bone.
Menurutnya, keberadaan kantor ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat yang selama ini harus bepergian ke luar daerah untuk mengurus dokumen keimigrasian.
“Permintaan dokumen keimigrasian dari masyarakat Bone sangat tinggi. Karena itu, kami sangat mengapresiasi dan bangga karena akhirnya Kantor Imigrasi hadir di Bone,” kata BupAAS.
Ia menjelaskan bahwa kantor yang diresmikan saat ini masih bersifat sementara.
Pemerintah Kabupaten Bone bersama pihak terkait telah menyiapkan lokasi kantor permanen yang diharapkan dapat diresmikan pada tahun depan.
“Ini kantor sementara. Insya Allah kantor tetap sudah kami siapkan dan semoga tahun depan bisa diresmikan,” ungkapnya.
BupAAS menegaskan, hadirnya layanan keimigrasian di Bone akan memberikan kemudahan yang sangat besar bagi masyarakat.
“Ini menjawab kebutuhan masyarakat terkait dokumen keimigrasian. Sekarang sudah bisa di Bone, masyarakat tidak perlu lagi ke Makassar maupun Parepare,” tuturnya.
Peresmian tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Bone. (red)















