BONE, NALARMEDIA — Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai Wisuda Tahfidz Al-Qur’an Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Baytul Mukarromah yang dirangkaikan dengan Penamatan dan Tasyakuran siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Baytul Mukarromah di Ballroom Hotel Novena Watampone, Rabu (17 Juni 2026).
Sebanyak 148 santri resmi menyelesaikan pendidikannya tahun ini.
Mereka terdiri dari para hafidz dan hafidzah dengan capaian hafalan Al-Qur’an kategori 30 juz, 20 juz, 10 juz, hingga 5 juz. Momentum tersebut menjadi bukti komitmen Baytul Mukarromah dalam melahirkan generasi Qurani yang unggul secara intelektual dan spiritual.
Mengusung tema “Integrasi Intelektual dan Spiritual dalam Mencetak Generasi Masa Depan yang Berjiwa Rabbani”, kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., yang memberikan motivasi khusus kepada para santri agar terus melanjutkan pendidikan dan berani bermimpi besar.
“Saya berharap para santri memiliki cita-cita setinggi mungkin dan tidak ragu untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik maupun sekolah kedinasan. Teruslah belajar, berprestasi, dan menjadi generasi yang mampu membawa manfaat bagi daerah, bangsa, dan agama,” pesan Wabup Andi Akmal di hadapan ratusan santri, orang tua, dan tamu undangan.
Menurutnya, para santri memiliki peran penting sebagai generasi penerus yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga harus mampu bersaing dalam berbagai bidang untuk menghadapi tantangan masa depan.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memaparkan berbagai capaian pembangunan dan program Pemerintah Kabupaten Bone yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pendidikan.
Sementara itu, Pendiri Yayasan Baytul Mukarromah, Anton Tofik, S.H., mengungkapkan rasa syukurnya atas perkembangan pesat lembaga pendidikan yang dipimpinnya.
Ia menyebut keberhasilan meluluskan 148 santri menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pembinaan karakter Islami.
“Alhamdulillah, Baytul Mukarromah terus menunjukkan perkembangan yang baik. Tahun ini kami meluluskan 148 santri. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter Islami,” ujarnya.
Ketua Yayasan Baytul Mukarromah juga menegaskan komitmen lembaganya untuk terus mencetak generasi emas Islam yang mampu mengharumkan nama bangsa, agama, dan umat.
“Kami ingin melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, kuat secara spiritual, berakhlak mulia, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” katanya.
Apresiasi turut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, Dr. H. Ahmad Yani, S.Ag., M.Ag.
Menurutnya, meski tergolong lembaga yang masih muda, Baytul Mukarromah telah menunjukkan capaian yang membanggakan dalam dunia pendidikan Islam di Kabupaten Bone.
“Baytul Mukarromah di usianya yang masih sangat muda telah mampu menunjukkan prestasi yang luar biasa. Semoga terus konsisten mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Andi Akmal juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua dan tenaga pendidik yang selama ini menjadi pilar utama keberhasilan para santri.
“Keberhasilan para santri hari ini tentu tidak lepas dari peran besar orang tua dan para guru. Terima kasih atas komitmen dan pengabdian dalam mendidik generasi penerus yang berkarakter, berilmu, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an,” tuturnya.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan penuh haru. Para hafidz dan hafidzah menerima penghargaan atas capaian hafalannya, disaksikan orang tua, guru, tokoh agama, dan para tamu undangan yang turut larut dalam kebanggaan atas lahirnya generasi Qurani masa depan dari Bumi Arung Palakka. (red)















