Borong Kue Tradisional, BupAAS Bagikan Kue Gratis untuk Masyarakat

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman atau yang akrab disapa BupAAS, memborong kue tradisional, lalu membagikannya secara gratis kepada masyarakat, Jumat (3 Juli 2026).
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA — Ada pemandangan hangat yang mencuri perhatian masyarakat Bone pada Jumat (3 Juli 2026).

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman atau yang akrab disapa BupAAS, memborong kue tradisional, lalu membagikannya secara gratis kepada masyarakat.

Aksi sederhana namun penuh makna itu langsung disambut antusias warga.

Kegiatan menebar senyum ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian BupAAS terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dengan memborong dagangan para pedagang, BupAAS membantu meningkatkan pendapatan mereka, sementara masyarakat juga dapat menikmati jajanan secara cuma-cuma.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah. Kalau dagangan mereka laris, ekonomi masyarakat ikut bergerak. Karena itu, kita ingin terus mendorong agar usaha kecil semakin berkembang,” ujar BupAAS, Jumat (3 Juli 2026).

Menurutnya, berbagi kebahagiaan kepada masyarakat tidak harus dilakukan melalui kegiatan yang besar. Hal-hal sederhana seperti membeli dagangan pedagang kecil dan membagikannya kepada warga dapat memberikan manfaat yang dirasakan oleh banyak pihak sekaligus.

Suasana penuh keakraban pun terlihat selama kegiatan berlangsung. BupAAS tampak menyapa warga, berbincang dengan para pedagang, hingga melayani masyarakat yang ingin berfoto bersama.

Kehadirannya mendapat sambutan hangat dan apresiasi dari masyarakat.
Para pedagang mengaku senang dan bersyukur karena dagangan mereka habis diborong.

Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan usaha kecil di Kabupaten Bone.

Masyarakat menilai aksi tersebut mencerminkan kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat dan peduli terhadap ekonomi kerakyatan.

Melalui kegiatan tersebut, BupAAS kembali menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui proyek fisik, tetapi juga lewat aksi-aksi kemanusiaan yang mampu menggerakkan roda ekonomi sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *