Bone Tuan Rumah Kejurprov Catur Sulsel 2026, BupAAS Harap Lahirnya Atlet Berprestasi

Ajang Seleksi Menuju Kejurnas di Banten

Kabupaten Bone kembali dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Sulawesi Selatan 2026.
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA – Kabupaten Bone kembali dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Sulawesi Selatan 2026.

Ajang bergengsi yang menjadi bagian dari program kerja Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sulawesi Selatan ini juga menjadi arena seleksi bagi para pecatur terbaik yang akan mewakili Sulsel pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur di Banten.

Pembukaan Kejurprov berlangsung meriah dan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bone, H. Andi Akbar, yang hadir mewakili Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS).

Turut hadir dalam pembukaan tersebut Ketua Percasi Kabupaten Bone Syam Nur, Ketua Panitia Dr. Syahrir, para pengurus Percasi kabupaten/kota, official, serta ratusan atlet catur dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Ketua Percasi Kabupaten Bone, Syam Nur, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Kejurprov di Kabupaten Bone tidak terlepas dari dukungan penuh Bupati Bone yang memiliki komitmen besar terhadap pengembangan olahraga, termasuk cabang olahraga catur.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Bone sebagai tuan rumah menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam menyelenggarakan event olahraga tingkat provinsi sekaligus melahirkan atlet-atlet catur berbakat.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan Bapak Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk menyukseskan Kejurprov sekaligus membina atlet-atlet catur yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Syam Nur, Jumat (10 Juli 2026).

Kejurprov Catur Sulsel 2026 yang berlangsung mulai 10 hingga 12 Juli 2026 mempertandingkan sejumlah kategori, yakni Kategori Umum Putra, Umum Putri, Veteran, Yunior Putra U-19, Yunior Putri U-19, serta Yunior Putra dan Putri U-13.

Beragam kategori tersebut diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet sejak usia dini hingga senior, sehingga regenerasi pecatur Sulawesi Selatan dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Sekretaris Panitia, Firman, menyampaikan bahwa Kejurprov tahun ini diikuti 126 peserta yang berasal dari 12 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, yakni Bone, Makassar, Soppeng, Bulukumba, Luwu Timur, Pangkep, Wajo, Parepare, Pinrang, Tana Toraja, Jeneponto, dan Toraja Utara.
Jumlah peserta yang cukup besar menunjukkan tingginya antusiasme para pecatur untuk berkompetisi sekaligus memperebutkan tiket menuju Kejurnas Catur di Banten.

Di sisi lain, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman (BupAAS) memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Kejurprov Catur di Kabupaten Bone.

Menurutnya, event ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet sekaligus meningkatkan prestasi olahraga catur di Sulawesi Selatan.

BupAAS berharap melalui Kejurprov ini akan lahir pecatur-pecatur potensial yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Bone, pada tingkat nasional bahkan internasional.

Dengan kehadiran ratusan atlet dari berbagai daerah, Kejurprov Catur Sulawesi Selatan 2026 di Bone diharapkan menjadi ajang kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas, melahirkan bibit-bibit unggul, serta memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu daerah yang konsisten mencetak atlet catur berprestasi di Indonesia. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *