BONE, NALARMEDIA – Di tengah duka akibat musibah kebakaran yang menghanguskan rumah dan harta benda, secercah harapan hadir bagi Ibu Nurbaya, warga Desa Latellang, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone.
Melalui program kemanusiaannya, Baznas Kabupaten Bone menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada korban kebakaran, Selasa (14 Juli 2026).
Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban keluarga korban yang kehilangan tempat tinggal akibat amukan si jago merah.
Penyaluran bantuan ini juga merupakan wujud nyata amanah para muzakki yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada Baznas untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pimpinan Baznas Kabupaten Bone menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang dialami Ibu Nurbaya beserta keluarganya.
Mereka berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar korban sekaligus menjadi penyemangat untuk bangkit dari cobaan yang dihadapi.
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa Ibu Nurbaya dan keluarga. Semoga Allah SWT memberikan ketabahan, kekuatan, serta mengganti segala yang hilang dengan rezeki yang lebih baik. Bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan amanah dari para muzakki yang kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” tutur perwakilan Pimpinan Baznas Kabupaten Bone.
Menurut Baznas Bone, kehadiran lembaga zakat di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi, tetapi juga respons cepat terhadap berbagai musibah dan bencana yang menimpa warga.
Karena itu, program kemanusiaan terus menjadi salah satu prioritas agar bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan, khususnya mereka yang sedang menghadapi situasi darurat.
Penyaluran bantuan kepada korban kebakaran di Desa Latellang menjadi bukti nyata komitmen Baznas Kabupaten Bone dalam menghadirkan manfaat zakat secara tepat sasaran.
Melalui sinergi dengan para muzakki, Baznas berupaya memastikan setiap amanah yang dititipkan dapat menjadi penolong bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
Di tengah ujian yang berat, bantuan tersebut diharapkan bukan hanya meringankan beban material, tetapi juga menumbuhkan kembali optimisme bagi Ibu Nurbaya dan keluarganya untuk bangkit, menata kehidupan, dan memulai lembaran baru setelah musibah yang mereka alami. (rls/red)















