SIDRAP, NALARMEDIA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) memulai pengabdian kepada masyarakat dengan menggelar Seminar Program Kerja di Desa Talawe, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (16 Juli 2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan program KKN sekaligus ajang memperkenalkan berbagai inovasi yang akan dijalankan selama masa pengabdian, dengan fokus utama pada peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
Seminar dihadiri oleh Kepala Desa Talawe beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, perwakilan warga, serta didampingi oleh Dosen Pendamping KKN Tematik UMKM Universitas Hasanuddin, Dr. Nadhirah Nagu, S.E., Ak., M.Si., CA., CSRS., CSRA., CSP., ACSAP, yang memberikan arahan sekaligus dukungan terhadap pelaksanaan program mahasiswa.
Dalam pemaparannya, mahasiswa memperkenalkan program unggulan Digitalisasi Pemetaan UMKM Desa Talawe, yang bertujuan mengidentifikasi sekaligus mendokumentasikan seluruh potensi UMKM secara sistematis sebagai dasar penyusunan strategi pengembangan usaha di tingkat desa.
Tak hanya itu, sejumlah program pendukung juga disiapkan untuk menjawab kebutuhan pelaku UMKM, mulai dari digitalisasi pemasaran melalui Facebook Marketplace, pembuatan konten promosi visual, program UMKM Go Digital, pendampingan penyusunan pembukuan sederhana, sosialisasi dan pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran digital, hingga re-branding dan pembuatan identitas visual berupa logo produk.
Berbagai program tersebut diharapkan mampu membantu pelaku UMKM meningkatkan legalitas usaha, memperluas akses pemasaran, memperkuat citra produk, serta mendorong pengelolaan usaha yang lebih profesional dan berdaya saing.
Kepala Desa Talawe, Syamsuddin, S.IP, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran mahasiswa KKN Tematik UMKM Universitas Hasanuddin yang membawa program-program inovatif sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan program yang memberikan manfaat nyata bagi perkembangan UMKM di Desa Talawe.
“Kami menyambut baik seluruh program yang telah dipaparkan. Semoga kolaborasi ini dapat berjalan dengan baik sehingga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan UMKM dan kesejahteraan masyarakat Desa Talawe,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Desa KKN Tematik UMKM, Ahmad Hidayat, menjelaskan bahwa seluruh program kerja disusun berdasarkan hasil observasi lapangan serta diskusi bersama pemerintah desa dan para pelaku UMKM.
Ia berharap program yang dijalankan tidak hanya memberikan manfaat selama masa KKN berlangsung, tetapi juga menjadi fondasi bagi transformasi digital UMKM secara berkelanjutan di Desa Talawe.
“Program-program ini kami rancang berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat. Harapannya, kegiatan yang kami laksanakan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong UMKM Desa Talawe lebih maju, adaptif terhadap teknologi, dan mampu bersaing di era digital,” ungkap Ahmad Hidayat.
Kelompok KKN Tematik UMKM Gelombang 116 Desa Talawe terdiri atas enam mahasiswa, yakni Ahmad Hidayat selaku Koordinator Desa, Farah Aiza Radhiyya Farid, Andi Nurul Magfirah, Khalifa Amalia An’Nur, Miskha Dwi Azzahra, dan Intan Nuraini.
Melalui semangat kolaborasi bersama pemerintah desa dan masyarakat, para mahasiswa optimistis seluruh program yang telah disusun dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan UMKM, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Talawe melalui pemanfaatan teknologi digital dan penguatan kapasitas pelaku usaha lokal. (red)















