54 Mahasiswa FSIKP UMI Resmi Dilepas Magang, Dekan: Buktikan Kompetensi dan Integritas

banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA Sebanyak 54 mahasiswa peserta magang dari Program Studi Sastra Indonesia, Sastra Inggris, dan Sastra Arab, Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI), resmi dilepas untuk melaksanakan kegiatan magang. Pelepasan berlangsung di Aula FSIKP UMI, Senin (27/07/2026).

Pelepasan peserta magang tersebut dilakukan secara langsung oleh Dekan Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan Universitas Muslim Indonesia, Dr. Hj. Nurjannah Abna, S.S., M.Pd.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata di lapangan sekaligus mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan.

Sebanyak 54 mahasiswa tersebut berasal dari tiga program studi, yakni Sastra Indonesia, Sastra Inggris, dan Sastra Arab. Melalui program magang, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi akademik dan profesional, khususnya dalam bidang bahasa, sastra, budaya, komunikasi, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Dalam arahannya, Dekan FSIKP UMI menegaskan bahwa kegiatan magang tidak boleh dipandang hanya sebagai pemenuhan kewajiban akademik.

Menurutnya, magang merupakan ruang bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan, membangun karakter, memperluas pengalaman, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.

“Magang bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi ruang bagi mahasiswa untuk membuktikan kompetensi, karakter, dan kesiapan memasuki dunia profesional. Karena itu, saya meminta seluruh peserta untuk tidak hanya hadir dan menyelesaikan tugas, tetapi benar-benar belajar, berkontribusi, membangun jejaring, serta menunjukkan integritas. Jaga nama baik FSIKP dan UMI, karena setiap sikap dan tindakan kalian di lapangan merupakan cerminan almamater,” tegas Dr. Hj. Nurjannah Abna.

Dekan juga menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, etika, dan kemampuan berkomunikasi selama mahasiswa berada di lokasi magang. Menurutnya, kemampuan akademik harus berjalan seiring dengan karakter dan profesionalisme agar mahasiswa mampu menjadi lulusan yang adaptif dan memiliki daya saing.

“Saya ingin 54 peserta magang ini pulang bukan hanya membawa laporan, tetapi membawa pengalaman, keterampilan, kepercayaan diri, dan jejaring yang menjadi modal untuk meraih masa depan. Jadikan tempat magang sebagai ruang untuk menunjukkan bahwa mahasiswa FSIKP UMI mampu beradaptasi, berkomunikasi, bekerja secara profesional, dan memberikan kontribusi nyata,”tambahnya.

Program magang tersebut diharapkan dapat mempertemukan pengetahuan yang diperoleh mahasiswa di ruang kelas dengan pengalaman nyata di dunia kerja. Mahasiswa juga didorong untuk aktif mengamati, belajar, menyelesaikan persoalan, serta memberikan kontribusi positif sesuai dengan kompetensi masing-masing selama menjalani kegiatan.

Selain memperoleh pengalaman profesional, kegiatan magang menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun jejaring dan mengenal lebih dekat dinamika dunia kerja. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menentukan langkah karier dan mengembangkan kompetensi setelah menyelesaikan pendidikan di FSIKP UMI.

Pelepasan 54 peserta magang ini sekaligus menegaskan komitmen FSIKP UMI dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktis dan kontekstual kepada mahasiswa. Seluruh peserta diharapkan mampu menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik almamater, serta membawa pulang pengalaman yang bermakna untuk menjadi lulusan yang kompeten, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. (rls/red). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *