GOWA, NALARMEDIA – Perjalanan dekat bukan berarti bebas dari risiko. Pesan inilah yang ditekankan Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) saat menggelar edukasi safety riding bersama sekitar 40 karyawan Pabrik Roti Jordan Bakery di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Selasa (15 September 2026).
Kegiatan yang dipandu Wanny, Instruktur Safety Riding Asmo Sulsel, tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman keselamatan berkendara ke lingkungan kerja.
Dalam sesi edukasi, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan perlengkapan berkendara secara lengkap.
Helmet, sarung tangan, jaket, sepatu, dan celana panjang disebut sebagai perlengkapan yang perlu menjadi kebiasaan setiap kali berkendara.
Wanny mengingatkan, jarak perjalanan tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan keselamatan, khususnya penggunaan helmet.
“Kita sering berpikir bahwa perjalanan yang dekat tidak membutuhkan perlengkapan berkendara yang lengkap. Padahal, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di jalan. Karena itu, penggunaan helm dan perlengkapan lainnya harus menjadi kebiasaan setiap kali berkendara, bukan hanya ketika melakukan perjalanan jauh,” ujar Wanny.
Tak Hanya Teori, Peserta Diajak Praktik
Edukasi tidak berhenti pada penyampaian materi. Para peserta juga diajak melihat langsung penerapan teknik berkendara melalui sesi praktik menggunakan Honda Vario 125 Street.
Dalam praktik tersebut, Wanny memperagakan sejumlah teknik berkendara yang aman dan benar.
Mulai dari posisi tubuh saat berkendara, teknik melakukan manuver dan berbelok, cara menikung, hingga postur yang tepat ketika membonceng.
Menurut Wanny, praktik menjadi bagian penting karena peserta dapat langsung melihat bagaimana teori keselamatan diterapkan ketika berada di jalan.
“Kami ingin peserta tidak hanya mengetahui teorinya, tetapi juga memahami bagaimana cara menerapkannya saat berada di jalan. Mulai dari posisi tubuh, cara berbelok dan menikung, hingga posisi saat membonceng perlu diperhatikan agar berkendara dapat dilakukan dengan lebih aman dan nyaman,” tambahnya.
Asmo Sulsel Perluas Edukasi #Cari_Aman
Marketing Manager Asmo Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan edukasi keselamatan berkendara akan terus diperluas kepada berbagai kalangan, termasuk komunitas dan lingkungan kerja.
Menurutnya, edukasi safety riding bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi diharapkan mampu membentuk kebiasaan berkendara yang lebih aman dalam kehidupan sehari-hari.
“Edukasi keselamatan berkendara merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menyebarkan pemahaman mengenai #Cari_Aman kepada lebih banyak masyarakat. Kami berharap edukasi seperti ini tidak berhenti pada kegiatan, tetapi dapat diterapkan menjadi kebiasaan sehari-hari oleh peserta, sehingga pesan keselamatan berkendara juga dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan di sekitarnya,” ungkap Yusticia.
Melalui perpaduan edukasi teori dan praktik, Asmo Sulsel berharap semakin banyak pengendara memiliki kesadaran untuk mempersiapkan diri dan kendaraan sebelum memulai perjalanan.
Pesan #Cari_Aman pun diharapkan tidak hanya berhenti di lingkungan Pabrik Roti Jordan Bakery, tetapi ikut menyebar ke keluarga dan lingkungan sekitar para peserta.
Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Asmo Sulsel dalam mendorong terciptanya budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab di Sulawesi Selatan. (ADV)















