DLH Makassar Gandeng BKMT, Gerakkan Masyarakat Kelola Sampah dari Rumah

kegiatan Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Persampahan Tahun 2026 yang berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Kompleks PDAM, Rabu (14/10/2026).
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar terus memperkuat pelibatan masyarakat dalam pengelolaan persampahan.

Kali ini, DLH menggandeng Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Makassar untuk mendorong kesadaran menjaga kebersihan lingkungan dimulai dari rumah tangga.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Persampahan Tahun 2026 yang berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Makassar, Jalan Ratulangi, Kompleks PDAM, Rabu (14/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya DLH Kota Makassar memperluas edukasi persampahan melalui organisasi kemasyarakatan, khususnya majelis taklim yang memiliki kedekatan dengan keluarga dan lingkungan tempat tinggal warga.

Wakil Wali Kota Makassar sekaligus Ketua BKMT Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Keberhasilan pengelolaan sampah membutuhkan kesadaran, kedisiplinan, dan keterlibatan aktif masyarakat.

“Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, dibutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat agar pengelolaan sampah dapat berjalan dengan baik. Perubahan harus dimulai dari kebiasaan sederhana di rumah dan lingkungan masing-masing,” ujar Aliyah.

DLH Perluas Edukasi Lewat Majelis Taklim

Keterlibatan BKMT dalam sosialisasi ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperluas jangkauan edukasi persampahan hingga ke tingkat kecamatan dan lingkungan permukiman.

Melalui para ketua dan pengurus BKMT, pesan mengenai pentingnya menjaga kebersihan, membangun kebiasaan memilah sampah, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga dan masyarakat luas.

Langkah kolaboratif ini menempatkan DLH Kota Makassar tidak hanya sebagai perangkat daerah yang menangani persoalan persampahan, tetapi juga sebagai penggerak edukasi dan partisipasi publik dalam membangun budaya hidup bersih.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah staf dan perwakilan DLH Kota Makassar hadir bersama para ketua serta jajaran pengurus BKMT tingkat kecamatan.

Sinergi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dinilai penting agar upaya pengelolaan sampah tidak berhenti pada sosialisasi, melainkan berlanjut menjadi kebiasaan sehari-hari.

Kebersihan Lingkungan dan Pendidikan Karakter

Selain membahas pengelolaan persampahan, Aliyah juga menekankan pentingnya membangun generasi muda yang memiliki karakter kuat dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Ia mengungkapkan, Pemerintah Kota Makassar akan menghadirkan lomba menghafal Al-Qur’an khusus bagi kalangan remaja dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar ke-419.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta memperkuat nilai spiritual sejak dini.

“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya meriah dalam rangkaian HUT Kota Makassar, tetapi juga memberikan manfaat bagi pembentukan karakter generasi muda. Melalui lomba menghafal Al-Qur’an ini, kita berharap semakin banyak remaja yang termotivasi untuk mencintai dan mendalami Al-Qur’an,” ungkapnya.

Menurut Aliyah, pembangunan generasi masa depan tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan dan kemampuan akademik. Adab, keyakinan, serta perilaku yang baik juga harus menjadi fondasi pembentukan karakter.

Karena itu, ia berharap generasi mendatang senantiasa memegang prinsip 3A, yakni Adab, Aqidah, dan Akhlak.

“Harapan kita, generasi yang akan datang tidak hanya cerdas dan memiliki kemampuan, tetapi juga mengedepankan 3A, yaitu Adab, Aqidah, dan Akhlak. Ketiganya harus menjadi fondasi dalam membentuk generasi yang berkarakter, beriman, dan mampu membawa kebaikan bagi masyarakat,” tambahnya.

Pengajian BKMT Tutup Agenda 2026

Pada kesempatan itu, Aliyah turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota BKMT yang telah hadir serta menjaga silaturahmi. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi penghujung agenda pengajian BKMT Kota Makassar tahun 2026.

Ia berharap kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan dan menjadi modal untuk memperkuat kontribusi BKMT dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Melalui kolaborasi DLH dan BKMT, upaya membangun kesadaran pengelolaan sampah diharapkan semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, terutama melalui pembiasaan menjaga kebersihan dari lingkungan keluarga.

DLH Kota Makassar diharapkan terus memperluas kemitraan dengan organisasi kemasyarakatan agar edukasi persampahan menjangkau lebih banyak warga. Dengan partisipasi masyarakat yang semakin kuat, cita-cita mewujudkan Makassar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan dapat dibangun melalui aksi nyata dari rumah hingga lingkungan kota. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *