BONE, NALARMEDIA.ID – Memiliki rumah sendiri menjadi impian banyak orang, tak terkecuali Aparatur Sipil Negara (ASN).
Di tengah kebutuhan hidup yang terus berjalan, kepastian tempat tinggal menjadi salah satu hal penting untuk membangun keluarga yang nyaman sekaligus menata masa depan.
Harapan itu coba dijawab Pemerintah Kabupaten Bone melalui percepatan Program Pembiayaan Rumah KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi ASN.
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., yang akrab disapa BupAAS, secara resmi membuka sosialisasi program tersebut di Gedung PKK, Jalan A. Mappanyukki, Kamis (29 Oktober 2026).
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Bone Edy Saputra Syam, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Tenaga Kerja Hj. Faidah, serta para ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Bone.
Di hadapan peserta, BupAAS menegaskan bahwa program kepemilikan rumah bersubsidi merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan aparatur yang selama ini mengemban tugas pelayanan publik.
“Ini bentuk perhatian pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten memberikan fasilitas kepada ASN,” ujar BupAAS.
Bukan Sekadar Bekerja, ASN Juga Perlu Kepastian Hunian
Bagi BupAAS, kesejahteraan ASN tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di kantor. Kepastian memiliki tempat tinggal yang layak juga menjadi bagian penting agar aparatur dapat menata kehidupan keluarga dan merencanakan masa depan dengan lebih baik.
Ia menilai, ASN yang dituntut bekerja profesional perlu mendapatkan dukungan kesejahteraan yang memadai. Salah satunya melalui akses pembiayaan rumah dengan skema subsidi pemerintah.
Karena itu, pemerintah menghadirkan BP Tapera bersama unsur perbankan dan pengembang perumahan untuk memberikan informasi sekaligus memfasilitasi ASN yang ingin memiliki rumah sendiri.
“Kami ingin memastikan kepada Anda untuk menggunakan amanah, ajakan, serta fasilitas dari pemerintah supaya Bapak dan Ibu mendapatkan kepastian hunian yang nyaman. BP Tapera menghadirkan unsur perbankan dan developer untuk memberikan fasilitas kepada kita,” jelasnya.
Melalui sosialisasi tersebut, para ASN diharapkan dapat memahami mekanisme program, persyaratan pengajuan, serta pilihan pembiayaan yang tersedia sebelum memutuskan mengambil fasilitas KPR.
Manfaatkan Fasilitas, Atur Keuangan untuk Masa Depan
BupAAS juga mengingatkan para ASN agar memanfaatkan kesempatan tersebut secara bijak. Menurutnya, keputusan memiliki rumah harus disertai perencanaan keuangan yang matang, sehingga cicilan tidak menjadi beban yang mengganggu kebutuhan keluarga.
Ia berharap ASN mampu mengelola penghasilan secara cermat, mempertimbangkan kemampuan membayar, dan mengutamakan kebutuhan jangka panjang.
“ASN harus menjadi contoh teladan dalam berpikir dan mengatur kondisi keuangan agar bermanfaat untuk masa depan,” pesannya.
Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan perhatian yang lebih luas kepada masyarakat dan aparatur. Pembangunan daerah, kata dia, tidak hanya menyangkut infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, tetapi juga akses terhadap hunian yang layak.
“Ini adalah bentuk perhatian pemerintah. Selain pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, juga memberikan perhatian melalui fasilitas untuk memiliki rumah sendiri,” ungkapnya.
Membangun Kesejahteraan dari Rumah
BupAAS menegaskan, sosialisasi tersebut menjadi langkah awal untuk membangun sistem fasilitasi kepemilikan rumah bagi ASN di Kabupaten Bone.
Pemerintah berharap program KPR Sejahtera FLPP dapat dimanfaatkan oleh aparatur yang memenuhi persyaratan, sehingga semakin banyak ASN memiliki kesempatan untuk mendapatkan hunian sendiri.
Baginya, rumah bukan hanya bangunan untuk berteduh. Rumah juga menjadi tempat keluarga bertumbuh, anak-anak mendapatkan kenyamanan, dan masa depan direncanakan dengan lebih pasti.
“Melalui BP Tapera telah memberikan fasilitas kepada ASN,” pungkasnya.
Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap kesejahteraan ASN semakin diperhatikan, seiring dengan tanggung jawab mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (red)















