Mahasiswa Hukum UMI Siap Ukir Sejarah! Al’Qalbi Prawiraja Hadipaty Bidik Emas Porprov 2026, Perkuat Misi Juara Bone

banner 325x300

BONE, NALARMEDIA.ID – Ambisi Kabupaten Bone untuk berjaya di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 semakin membara.

Di antara deretan atlet yang dipersiapkan, muncul sosok atlet muda potensial yang siap menjadi salah satu tumpuan Bumi Arung Palakka dalam perburuan medali emas.

Dia adalah Al’Qalbi Prawiraja Hadipaty, pemuda kelahiran 2008 yang kini tercatat sebagai mahasiswa aktif Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Di usia yang masih sangat muda, Al’Qalbi telah memantapkan tekad untuk mengharumkan nama Kabupaten Bone.

Ia akan memperkuat kontingen tuan rumah pada cabang olahraga (cabor) selam, baik nomor kolam maupun nomor laut.

Bukan sekadar ingin meramaikan persaingan, Al’Qalbi datang dengan target besar: mempersembahkan medali emas untuk Kabupaten Bone.

Baginya, tampil di hadapan masyarakat sendiri menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijawab dengan prestasi.

“Menjadi tuan rumah adalah kehormatan, tetapi memberikan yang terbaik di atas arena adalah kewajiban seorang pejuang sejati. Mohon doa dan dukungan masyarakat Bone agar saya bisa tampil maksimal, bertarung dengan gagah berani, dan mengibarkan bendera kemenangan di rumah sendiri,” ungkap Al’Qalbi penuh optimisme.

14 Atlet Selam Bone, Bidik 16 Medali Emas

Kekuatan Kabupaten Bone pada cabang olahraga selam tidak bisa dipandang sebelah mata.

Sebanyak 14 atlet telah dipersiapkan untuk memperjuangkan prestasi, terdiri atas 10 atlet putra dan empat atlet putri.

Kontingen selam Bone akan bersaing dalam berbagai nomor pertandingan yang terbagi atas nomor kolam dan nomor laut.

Pada nomor kolam, atlet akan turun di nomor bi-fins 50 meter, 100 meter, 200 meter, dan 400 meter, baik putra maupun putri. Selain itu, terdapat nomor estafet 4 x 100 meter bi-fins.

Sementara pada nomor laut, persaingan berlangsung di nomor Open Water Swimming (OWS) bi-fins 3.000 meter serta Orientasi Bawah Air (OBA), yang meliputi nomor M Course dan 5 Point untuk putra dan putri.

Secara keseluruhan, terdapat 16 medali emas yang diperebutkan pada cabang olahraga selam POSSI. Peluang ini menjadi kesempatan besar bagi para atlet Bone untuk menyumbangkan medali sekaligus memperkuat posisi kontingen tuan rumah dalam klasemen perolehan medali.

Dukungan Pembinaan dan Perhatian terhadap Keselamatan

Di balik persiapan para atlet, terdapat dukungan pembinaan dan perhatian dari jajaran pemerintah Kabupaten Bone.

Pembinaan serta tanggung jawab cabang olahraga selam berada di bawah koordinasi Kepala BKPSDM Kabupaten Bone yang juga menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bone. Dukungan tersebut diharapkan mampu memastikan kesiapan atlet, baik dari sisi teknis, fisik maupun mental bertanding.

Namun, prestasi bukan satu-satunya hal yang menjadi perhatian. Keselamatan atlet juga menjadi prioritas utama, mengingat olahraga selam memiliki tingkat risiko yang membutuhkan kedisiplinan dan standar keamanan tinggi.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bone, Asy’ari Pratama Hadipaty, S.STP., M.Si., secara khusus mengingatkan seluruh atlet dan pihak terkait agar tidak mengabaikan prosedur keselamatan.

“Olahraga selam adalah cabang yang menantang dan berisiko tinggi. Karena itu, pesan utama kami adalah agar atlet selalu mengacu dan patuh pada Standard Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku demi keselamatan bersama, tanpa mengurangi semangat juang untuk menjadi yang tercepat dan terbaik,” pesannya.

Menurutnya, semangat mengejar prestasi harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Kemenangan memang penting, tetapi keselamatan atlet tetap menjadi yang utama.

Saatnya Bone Berjaya di Kolam dan Laut!

Porprov XVIII Sulsel 2026 menjadi panggung pembuktian bagi atlet-atlet Kabupaten Bone. Sebagai tuan rumah, harapan masyarakat tentu tidak hanya tertuju pada suksesnya penyelenggaraan, tetapi juga keberhasilan kontingen meraih prestasi terbaik.

Al’Qalbi Prawiraja Hadipaty menjadi salah satu generasi muda yang siap mengambil bagian dalam perjuangan tersebut.

Perpaduan antara semangat muda, kedisiplinan latihan, pendidikan, serta dukungan pembinaan diharapkan menjadi modal penting untuk menghadapi ketatnya persaingan.

Kini, perjuangan itu membutuhkan dukungan seluruh masyarakat.

Doa dan semangat masyarakat Bone diharapkan menjadi energi tambahan bagi 14 atlet selam yang akan berjuang membawa nama daerah.

Dari kolam hingga lautan, saatnya atlet-atlet Bone membuktikan kemampuan. Bukan hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga menjadi juara! (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *