BONE, NALARMEDIA.ID – Aspirasi masyarakat Desa Panyili dan Desa Lemoape, Kabupaten Bone, untuk mendapatkan akses infrastruktur penghubung antardesa mulai menemukan titik terang.
Melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), pembangunan infrastruktur di kawasan Leang Asue, Desa Lemoape, kini mulai direalisasikan.
Realisasi program tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris Komisi III (Bidang Pembangunan) DPRD Kabupaten Bone, Andi Muhammad Yusuf Nuryawan, S.H. (AYN), yang juga menjabat Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra.
Sebagai bentuk perhatian terhadap pembangunan di daerah, AYN turun langsung memantau progres pekerjaan PISEW yang menghubungkan Desa Panyili dan Desa Lemoape, Selasa (3 November 2026).
Dalam pemantauan tersebut, AYN melihat langsung perkembangan pekerjaan infrastruktur yang diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses dan mobilitas warga kedua desa.
AYN secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua Komisi V DPR RI, H. Andi Iwan Darmawan Aras, S.E., M.Si. (AIA), yang telah memberikan perhatian terhadap aspirasi masyarakat hingga dapat diwujudkan melalui program PISEW.
“Alhamdulillah, aspirasi masyarakat antara dua desa ini mendapat atensi dari Bapak Andi Iwan Darmawan Aras sehingga bisa terealisasi melalui program PISEW. Ini tentu menjadi kabar baik dan patut kita syukuri bersama,” ungkap Andi Yusuf.
Menurut AYN, pembangunan infrastruktur penghubung antardesa bukan sekadar menghadirkan akses fisik, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Ia menilai, akses yang semakin baik akan mempermudah aktivitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung konektivitas sosial dan ekonomi antara Desa Panyili dan Desa Lemoape.
“Harapan kita, pekerjaan ini dapat berjalan dengan baik, sesuai spesifikasi dan ketentuan yang telah ditetapkan. Kualitas pekerjaan harus menjadi perhatian utama agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.
AYN juga berharap masyarakat dapat ikut menjaga dan merawat infrastruktur yang dibangun agar keberadaannya tidak hanya bermanfaat saat ini, tetapi juga dapat dinikmati generasi mendatang.
Sebagai Sekretaris Komisi III DPRD Bone yang membidangi pembangunan, ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat, khususnya terkait pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan.
“Pembangunan harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Kami di DPRD tentu akan terus mendorong dan mengawal program-program yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Jangan sampai ada wilayah yang tertinggal dalam mendapatkan akses pembangunan,” tutupnya.
Program PISEW sendiri merupakan program pembangunan infrastruktur berskala kawasan yang dikelola melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum. Program ini diarahkan untuk memperkuat konektivitas kawasan perdesaan sekaligus mendorong pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat.
Terwujudnya pembangunan di Leang Asue menjadi bukti bahwa sinergi antara aspirasi masyarakat, perhatian wakil rakyat di tingkat pusat, dan pengawalan di daerah memiliki peran penting dalam menghadirkan pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat. (red)















