Diserbu Ribuan Warga! Pasar Murah Pemprov Sulsel di Bone Tebar Subsidi 50 Persen, Gubernur Sulsel dan BupAAS Turun Langsung

Antusiasme warga terlihat saat Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., (BupAAS) meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murah di kawasan Lapangan Merdeka, Kota Watampone, Ahad (8 November 2026).
banner 325x300

BONE, NALARMEDIA.ID — Ribuan paket sembako bersubsidi langsung menjadi buruan masyarakat dalam kegiatan Pasar Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bone.

Tak tanggung-tanggung, masyarakat bisa membawa pulang paket kebutuhan pokok dengan potongan harga hingga 50 persen.

Antusiasme warga terlihat saat Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., (BupAAS) meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murah di kawasan Lapangan Merdeka, Kota Watampone, Ahad (8 November 2026).

Program yang diinisiasi Gubernur Sulsel bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi ini menjadi bukti kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kebutuhan hidup sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika harga bahan pokok.

Pasar Murah tersebut berlangsung selama dua hari. Hari pertama digelar di Stadion Lapatau, Sabtu (7 November 2026), kemudian berlanjut di Lapangan Merdeka Watampone, Ahad (8 November 2026).

Menariknya, pelaksanaan program ini bertepatan dengan perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 yang berlangsung di Kabupaten Bone dan Wajo.

Panitia menyediakan sebanyak 3.300 paket sembako yang dapat ditebus masyarakat hanya dengan Rp50.000 menggunakan kupon belanja.

Terdapat tiga pilihan paket yang disiapkan. Paket pertama berisi 2 liter minyak goreng, 2 kilogram gula pasir, dan 1 kilogram tepung terigu dengan kuota 1.500 paket.

Paket kedua berupa 2 rak telur ayam ras dengan kuota 1.500 paket. Sementara paket ketiga terdiri atas 5 kilogram beras premium dan 2 kilogram tepung terigu dengan kuota 300 paket.

Dari harga normal Rp100.000, masyarakat cukup membayar Rp50.000. Artinya, pemerintah memberikan subsidi sebesar 50 persen untuk setiap paket sembako.

Tak hanya kebutuhan pokok, masyarakat juga dimanjakan dengan paket kuliner bersubsidi. Produk kuliner yang normalnya dibanderol Rp30.000 bisa ditebus hanya dengan Rp15.000.

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, mengapresiasi pelaksanaan Pasar Murah tersebut. Menurutnya, program ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang jauh lebih ekonomis.

“Sangat membantu masyarakat Kabupaten Bone untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih ekonomis, subsidi 50 persen,” kata BupAAS, Ahad (8 November 2026).

Ia menilai, kehadiran Pasar Murah semakin strategis karena Bone saat ini menjadi salah satu pusat perhatian masyarakat Sulawesi Selatan melalui penyelenggaraan Porprov XVIII 2026.

Ribuan atlet, ofisial, dan pengunjung dari berbagai kabupaten/kota turut meramaikan daerah berjuluk Bumi Arung Palakka tersebut.

Karena itu, Pasar Murah bukan sekadar memberikan keringanan harga bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan aktivitas ekonomi, termasuk sektor kuliner dan usaha masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.

Kolaborasi Pemprov Sulsel dan Pemkab Bone ini sekaligus memperlihatkan bahwa momentum pesta olahraga daerah dapat berjalan beriringan dengan program pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Di tengah gegap gempita Porprov XVIII Sulsel 2026, pemerintah menghadirkan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat: kebutuhan pokok lebih murah, pengeluaran rumah tangga lebih ringan, dan aktivitas ekonomi lokal semakin bergairah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *