banner 728x90

PLN UID Sulselrabar Bergerak Cepat Ringankan Beban Korban Banjir di Maros

General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono (kedua dari kanan), bersama Ketua YBM PLN, Rachmat Nur (kedua dari kiri), didampingi aparat TNI, menyerahkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Maros. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya PLN Peduli dalam mendukung pemulihan pasca-bencana serta membantu masyarakat yang membutuhkan. (PLN)
banner 325x300

MAROS, NALARMEDIA – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, dan Srikandi PLN terjun langsung dalam aksi kemanusiaan bertajuk Tanggap Banjir Kabupaten Maros.

Kegiatan ini dilakukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir di Desa Mattirotasi dan Desa Bonto Matte’ne, Kabupaten Maros.

banner 728x90

Bantuan yang diberikan mencakup layanan kesehatan gratis, obat-obatan, serta distribusi 1.000 porsi makanan siap saji bagi warga yang terdampak.

Sebanyak 238 penduduk desa memanfaatkan layanan kesehatan ini, yang meliputi pemeriksaan dokter serta pemberian obat-obatan secara gratis.

Amalia (37), warga Desa Mattirotasi, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh PLN UID Sulselrabar.

Ia datang ke posko kesehatan YBM PLN dengan keluhan sakit kepala dan gatal-gatal di kaki akibat terendam banjir.

“Terima kasih PLN atas bantuan yang diberikan. Saya bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan gratis. Semoga banjir di daerah kami bisa segera surut,” ujar Amalia.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Budiono, yang turun langsung untuk memimpin proses pemulihan pasokan listrik dan memberikan bantuan kepada masyarakat, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian PLN kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“PLN tidak hanya hadir untuk memastikan keandalan listrik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Melalui YBM PLN dan komunitas Srikandi PLN, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga Kabupaten Maros. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pemulihan berjalan dengan cepat dan aman,” ujar Budiono.

Melalui aksi ini, PLN UID Sulselrabar menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat, tidak hanya dalam aspek kelistrikan, tetapi juga dalam kepedulian sosial. Tercatat, sejak Jumat (14 Februari 2025), pasokan listrik yang terdampak cuaca buruk, banjir, dan tanah longsor di Sulawesi Selatan sudah 100 persen pulih.

Selain memberikan bantuan kemanusiaan, PLN UID Sulselrabar juga tetap siaga jika sewaktu-waktu terjadi hal serupa.

PLN mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap potensi bahaya listrik akibat banjir serta segera melaporkan gangguan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile. (rls/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *