LMAKASSAR, NALARMEDIA — Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX (LLDikti Wil.IX) mengundang Tim Task Force Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK-UMI).
Undangan tersebut untuk persentasi di Kantor Jl.Bung Km.9. Undangan ini dalam rangka pembukaan Program Studi (Prodi) baru di FK-UMI.
Ada tiga Prodi baru yang Insya Allah akan dibuka yaitu ; Strata-2 ilmu Biomedik, Pendidikan Dokter Spesialis Anastesi-Terapi Intensive, dan Pendidikan Dokter Spesialis Radiologi.
Hadir langsung menerima tim task force FK-UMI adalah ketua LLDikti Wil.IX), Dr. Andi Lukman, M.Si. bersama tim penilai persentasi yang berada dibawah kordinasi Andi Walitakhri,SE,M.Ak ketua tim pengembangan kelembagaan-LLDikti Wil.IX.
Andi Lukman dalam sambutannya mengatakan bahwa ini adalah amanah dari Negara yang harus dilaksanakan dan sekaligus membuktikan Perguran Tinggi mengalami perkembangan yang tentu saja dibutuhkan oleh masyarakat ke depan.
“Kebutuhan Sumber daya kesehatan oleh Presiden masih dinyatakan kurang sehingga salah satu jalan adalah pembukaan Program Studi pendidikan Kedokteran di berbagai bidang termasuk Spesialis,” tandasnya.
Ketua tim pengembangan kelembagaan LLDikti Wil.IX juga memperkuat komitmen saat persentasi bahwa Sumber daya adalah kunci dari Institusi dalam pembukaan Prodi baru sehingga harus diperhatikan setiap disiplin ilmu dan pencirian khusus dari Prodi yang akan dibuka nantinya.
Dari Tim Task Fprce FK-UMI Hadir langsung tiga Kaprodi baru yang akan dibuka bersama tim dan Penjaminan mutu Prodi.
Prodi S2 Biomedik oleh Sri Wahyu, Prodi Spesialis Radiologi oleh Shofiyah Latief,SpRad Konsultan, Prodi Anastesi oleh dokter Faisal Sommeng Sp.An Konsultan.
Tim didampingi Pimpinan Fakultas yaitu Wakil Dekan 1 dr. Ida Royani dan Wakil Dekan IV Dr. Rachmat Faisal S.
Dalam merespon beberapa tanggapan Wakil Dekan 1 FK UMI, Rachmat menyampaikan bahwa tiga prodi ini mempunyai pencirian khusus berupa Kesilaman yang berfokus pada metode Thibbun Nabawi yang telah didukung hasil riset Dosen-Dosen FK UMI dan penerapannya dalam kurikulum Fakultas.
Dekan FK-UMI, Dr. dr. H. Nasrudin Andi Mappaware, Sp.OG(K)., MARS., M.Sc., FISQua., AIFO-Kyang dalam proses ibadah Umroh menyatakan ini adalah amanah atau perintah Presiden dan semoga bisa segera kami wujudkan di FK-UMI untuk memberi sumbangsih nyata dalam sistem pendidikan Kedokteran Indonesia. (rls/red).















