Sentuhan Kepedulian PT Vale, Jaga Masyarakat Kolaka Tetap Sehat dan Bebas Stunting

Promosi kesehatan (Promkes) dan Posyandu gratis yang digelar PT Vale IGP Pomalaa di Desa Watalara, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka.
banner 325x300

 

KOLAKA, NALARMEDIA – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus ditunjukkan PT Vale Indonesia Tbk melalui berbagai program nyata di lapangan.

Salah satunya terlihat dalam upaya pencegahan stunting di Kecamatan Baula yang kini semakin diperkuat lewat kolaborasi bersama Puskesmas setempat.

Melalui kegiatan promosi kesehatan (Promkes) dan Posyandu gratis yang digelar PT Vale IGP Pomalaa di Desa Watalara, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Jumat (10 April 2026), perhatian terhadap tumbuh kembang anak menjadi fokus utama.

Dalam kegiatan tersebut, pemantauan kondisi anak dilakukan secara berkala sebagai langkah antisipasi dini terhadap risiko stunting.

Upaya ini tidak hanya menjadi bentuk layanan kesehatan, tetapi juga wujud nyata kepedulian perusahaan dalam menjaga masa depan generasi.

Camat Baula, Syahrial Darmawan, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi lintas sektor yang terus dibangun.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar upaya pencegahan stunting semakin optimal.

“Kami berharap kegiatan seperti ini berkelanjutan agar stunting bisa dicegah sejak dini,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala Puskesmas Baula, Sukmawati, mengungkapkan bahwa hingga saat ini wilayah Baula belum mencatat kasus stunting.

Meski demikian, pihaknya tetap melakukan pemantauan intensif terhadap anak-anak yang masuk kategori berisiko.

“Berat badan anak harus dipantau setiap bulan agar bisa diketahui lebih cepat jika ada indikasi stunting,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika ditemukan tanda-tanda awal, anak akan segera dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selain itu, pemberian makanan tambahan juga terus dilakukan guna memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi dengan baik.

Melalui kolaborasi ini, PT Vale tidak hanya hadir sebagai pelaku industri, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kesehatan masyarakat.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga status Baula sebagai wilayah bebas stunting sekaligus memastikan anak-anak tumbuh sehat, kuat, dan memiliki masa depan yang lebih cerah. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *