BONE, NALARMEDIA — Upaya mewujudkan kemandirian benih dan memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan di Kabupaten Bone. Tahun 2026, pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kembali mengalokasikan program Mandiri Benih Tanaman Pangan (Mantap) berupa kegiatan penangkaran benih padi seluas 10 hektare.
Program tersebut akan dilaksanakan oleh kelompok tani di Desa Pakkasalo, Kecamatan Dua Boccoe, dengan alokasi sebanyak satu unit atau seluas 10 hektare.
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman (BupAAS) menjelaskan, program Mantap merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk menjamin ketersediaan benih padi berkualitas di tingkat petani.
Kata BupAAS, program ini juga diarahkan untuk menumbuhkan produsen benih lokal yang mampu memenuhi kebutuhan petani secara berkelanjutan.
“Program ini bertujuan menciptakan kemandirian penyediaan benih, mengembangkan produsen benih lokal, serta mendukung ketahanan pangan dan peningkatan produktivitas sektor pertanian,” ungkapnya, Senin (1 Juni 2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone, Nurdin melalui Kadis Kominfo Kabupaten Bone, Anwar menambahkan, kegiatan penangkaran benih padi berupa Mantap merupakan program APBN pusat yang tahun ini dialokasikan di Desa Pakkasalo, Kecamatan Dua Boccoe. Sebelumnya, pada tahun 2025, program serupa dilaksanakan di Desa Samaelo, Kecamatan Barebbo.
Menurutnya, tujuan utama kegiatan Mandiri Benih APBN Mantap 2026 adalah mengatasi kelangkaan benih berkualitas yang kerap menjadi kendala dalam peningkatan produksi pertanian.
Keberadaan penangkar benih lokal dinilai sangat penting karena dapat mempercepat akses petani terhadap benih unggul dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.
Program Mantap 2026 juga sejalan dengan visi pembangunan sektor pertanian yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepemimpinan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman (BupAAS) bersama Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin.
Melalui berbagai kebijakan strategis, Pemkab Bone terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian sebagai sektor unggulan daerah yang menjadi penopang perekonomian masyarakat.
Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah memperkuat infrastruktur pendukung pertanian guna memperlancar mobilitas hasil produksi dan aktivitas petani di lapangan.
Dengan hadirnya program Mandiri Benih Tanaman Pangan ini, diharapkan petani Bone semakin mudah memperoleh benih berkualitas, produktivitas pertanian meningkat, serta kesejahteraan petani terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. (red)















