Bone Cetak Rekor 11 Kali Berturut-turut WTP, Bukti Komitmen BupAAS Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Transparan

Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS) hadir langsung bersama Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, S.H., untuk menerima hasil pemeriksaan dari BPK RI.
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA — Pemerintah Kabupaten Bone kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan daerah.

Kabupaten Bone sukses meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Pencapaian tersebut menjadi catatan istimewa karena Bone berhasil mempertahankan opini WTP untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2015.

Raihan ini sekaligus menegaskan konsistensi Pemerintah Kabupaten Bone dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 (Audited) dilaksanakan di Aula Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Jalan A.P. Pettarani, Banta-Bantaeng, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Selasa (2 Juni 2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. (BupAAS) hadir langsung bersama Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong, S.H., untuk menerima hasil pemeriksaan dari BPK RI.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama sebelas tahun berturut-turut dinilai sebagai buah dari sinergi yang kuat antara unsur eksekutif dan legislatif dalam mengawal pengelolaan keuangan daerah yang sehat dan bertanggung jawab.

Sejak awal masa kepemimpinannya, BupAAS menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan tata kelola keuangan, peningkatan kualitas pengawasan internal, serta optimalisasi kinerja perangkat daerah dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai standar.

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang kembali diraih Pemerintah Kabupaten Bone tersebut.

“Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan yang luar biasa untuk Bone sehingga Kabupaten Bone kembali mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian,” tutur BupAAS.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan semata-mata keberhasilan pemerintah daerah, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen yang terlibat dalam pembangunan daerah.

“Penghargaan ini diraih atas kerja sama dan kolaborasi semua pihak, utamanya eksekutif dan legislatif serta doa dan dukungan dari segenap masyarakat Kabupaten Bone,” tambahnya.

Raihan WTP ke-11 secara berturut-turut ini semakin memperkuat posisi Kabupaten Bone sebagai salah satu daerah dengan tata kelola keuangan terbaik di Sulawesi Selatan. Prestasi tersebut juga menjadi modal penting dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Pemerintah Kabupaten Bone berharap capaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat akuntabilitas pengelolaan anggaran, serta memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan torehan rekor sebelas kali berturut-turut meraih opini WTP, Kabupaten Bone kembali membuktikan bahwa pengelolaan keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan menyejahterakan masyarakat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *