Berita  

Dari Bone untuk Sulsel, Andi Akmal Pasluddin Bagikan Strategi Membangun Sinergi Eksekutif – Legislatif di Hadapan Legislator PKS

Wakil Bupati (Wabup) Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin daerah yang diperhitungkan di tingkat provinsi.
banner 325x300

MAKASSAR, NALARMEDIA — Wakil Bupati (Wabup) Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin daerah yang diperhitungkan di tingkat provinsi.

Ia didaulat menjadi narasumber dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Legislatif Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan yang digelar di Hotel Four Points Makassar, Jalan Andi Djemma, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Jumat (5 Juni 2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Sulawesi Selatan tersebut mengangkat tema “From Position To Power: Strategi Anggota Dewan PKS Mengelola Kebijakan dan Mempengaruhi Arah Pemerintahan.”

Forum strategis ini diikuti para anggota legislatif PKS dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas dan kualitas kepemimpinan para wakil rakyat dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara efektif serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Akmal Pasluddin membagikan pengalaman dan perspektifnya mengenai pentingnya membangun hubungan yang harmonis antara lembaga legislatif dan eksekutif demi menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, anggota legislatif memiliki posisi yang sangat strategis sebagai representasi rakyat.

Peran tersebut tidak hanya terbatas pada fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, tetapi juga menjadi jembatan aspirasi yang menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah.

“Kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan legislatif akan mempercepat pencapaian program pembangunan. Karena itu, kapasitas, integritas, dan kemampuan komunikasi anggota dewan harus terus ditingkatkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis,” papar Andi Akmal di hadapan peserta bimtek.

Wakil Bupati Bone itu menegaskan bahwa legislatif dan eksekutif tidak boleh dipandang sebagai dua kekuatan yang saling berhadapan.

Sebaliknya, keduanya merupakan mitra strategis yang memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Legislatif dan eksekutif bukan dua kekuatan yang saling berhadapan, melainkan dua mitra strategis yang harus berjalan seiring untuk menghadirkan pelayanan dan pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Andi Akmal menyoroti pentingnya kepemimpinan yang adaptif di tengah berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Menurutnya, seorang legislator tidak cukup hanya memahami regulasi dan tata kelola pemerintahan, tetapi juga harus memiliki kepekaan terhadap persoalan sosial, ekonomi, pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa kepercayaan yang diberikan rakyat merupakan amanah besar yang harus diwujudkan melalui kerja nyata dan keberanian menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan publik.

“Kepercayaan rakyat adalah amanah yang harus dijawab dengan kerja nyata, integritas, dan keberanian mengambil kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik,” katanya.

Kehadiran Andi Akmal sebagai narasumber mendapat perhatian peserta karena dinilai mampu memberikan perspektif praktis mengenai bagaimana membangun sinergi pemerintahan yang produktif dan berorientasi pada hasil.

Setelah berlangsung selama empat hari, rangkaian Bimtek Anggota Legislatif PKS se-Sulawesi Selatan kemudian ditutup secara resmi oleh Presiden PKS, Dr. H. Almuzzammil Yusuf, M.Si.

Dalam arahannya, Almuzzammil mengajak seluruh legislator PKS untuk terus meningkatkan kapasitas, menjaga soliditas organisasi, serta mengedepankan semangat collective genius atau kecerdasan kolektif yang lahir dari musyawarah, kolaborasi, dan kebersamaan dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.

Penutupan kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan komitmen para legislator PKS untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, mendorong kemajuan daerah, serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan berintegritas.

Dengan penuh rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, serta jajaran pengurus PKS Sulawesi Selatan, Presiden PKS secara resmi menutup kegiatan yang diharapkan menjadi bekal penting bagi para wakil rakyat dalam mengemban amanah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat di daerah masing-masing. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *