BULUKUMBA, NALARMEDIA — Upaya membangun generasi muda yang gemar membaca, kreatif, dan berkarakter terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bulukumba.
Salah satunya melalui pelaksanaan Lomba Bertutur Tingkat Kabupaten Bulukumba Tahun 2026 yang resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (DPKD) Kabupaten Bulukumba, Selasa (23 Juni
2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut merupakan bagian dari program pengembangan budaya baca dan literasi anak yang digagas Bidang Perpustakaan DPKD Bulukumba.
Sebanyak 50 peserta ambil bagian dalam lomba ini, terdiri atas 30 siswa Sekolah Dasar (SD) dan 20 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bulukumba.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bulukumba, Ferryawan Z. Fahmi, perwakilan Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan Bulukumba melalui Pokja II, serta para dewan juri yang terdiri dari Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bulukumba, Alkhaisar Jainar Ikrar, Budayawan sekaligus Penggerak Literasi Agusriadi Maula, dan Sekretaris DPPKBPPPA Bulukumba, Andi Nur Aisyah Pandita.
Kepala Bidang Perpustakaan DPKD Bulukumba, Andi Mirza Milanie, dalam laporannya menjelaskan bahwa lomba bertutur merupakan salah satu langkah strategis untuk menumbuhkan minat baca dan memperkuat budaya literasi sejak usia dini.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut anak-anak tidak hanya diajak mengenal berbagai karya bacaan, khususnya cerita budaya daerah yang sarat nilai-nilai positif, tetapi juga diberikan ruang untuk mengasah kemampuan berbicara, kreativitas, dan rasa percaya diri di hadapan publik.
Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.
“Kemampuan membaca, memahami, dan menyampaikan kembali isi bacaan merupakan keterampilan yang sangat penting bagi generasi muda. Literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga membentuk pola pikir, karakter, dan kemampuan berkomunikasi,” ujarnya.
Andi Edy Manaf berharap lomba bertutur ini mampu melahirkan generasi Bulukumba yang memiliki kecintaan terhadap dunia literasi, berwawasan luas, dan mampu bersaing hingga tingkat yang lebih tinggi.
“Semoga kegiatan ini dapat melahirkan generasi Bulukumba yang cinta membaca, memiliki wawasan luas, serta mampu menjadi perwakilan daerah pada ajang literasi di tingkat provinsi hingga nasional,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bulukumba, Alkhaisar Jainar Ikrar, menegaskan komitmen DPRD untuk terus mendukung berbagai program penguatan budaya baca dan literasi yang dilaksanakan DPKD Bulukumba.
Ia menilai lomba bertutur tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi untuk mencari pemenang, tetapi juga sarana pembelajaran yang berharga bagi seluruh peserta.
Menurutnya, setiap anak yang mengikuti lomba telah mendapatkan pengalaman penting dalam melatih keberanian, kemampuan bercerita, serta meningkatkan kecintaan terhadap buku dan literasi.
Dengan terselenggaranya Lomba Bertutur Tingkat Kabupaten Bulukumba Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap semangat literasi terus tumbuh dan berkembang di kalangan pelajar.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi wadah pembentukan generasi muda yang gemar membaca, percaya diri, kreatif, serta memiliki kepedulian terhadap budaya dan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi identitas daerah. (red)















